Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Senin, 13 Juli 2026 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
“Masalahnya adalah perbedaan kedua pihak terlalu besar,” katanya kepada Al Jazeera.
Warrick mengatakan bahwa perbedaan pendapat tentang bagaimana menafsirkan MoU bukanlah masalah linguistik, tetapi kedua pihak sama sekali belum mencapai “kesepahaman yang sebenarnya” selama negosiasi baru-baru ini.
“Tidak ada pemahaman bersama. Dan pada perbedaan yang mendasar ini, jelas ada kebutuhan akan kejelasan yang lebih besar sehingga kita tidak akan berada dalam posisi yang sama seperti sekarang,” katanya.
“Sebagian dari masalah di sini adalah kepercayaan telah rusak lagi. Dan defisit kepercayaan – kedua pihak sama sekali tidak saling percaya – sebenarnya adalah salah satu masalah yang lebih serius yang mencegah berakhirnya perang ini,” tambahnya.
4. Iran Ngotot Kuasai Selat Hormuz
“Iran tidak bersedia melepaskan gagasan bahwa mereka harus mengendalikan dan mengambil keuntungan dari lalu lintas melalui Selat Hormuz, yang telah diakui sebagai perairan internasional selama lebih dari 1.000 tahun. Dan jelas tidak mungkin bagi Iran untuk mengendalikan selat tersebut dan bagi seluruh dunia untuk menggunakannya secara bebas.”Warrick mengatakan bahwa perbedaan pendapat tentang bagaimana menafsirkan MoU bukanlah masalah linguistik, tetapi kedua pihak sama sekali belum mencapai “kesepahaman yang sebenarnya” selama negosiasi baru-baru ini.
“Tidak ada pemahaman bersama. Dan pada perbedaan yang mendasar ini, jelas ada kebutuhan akan kejelasan yang lebih besar sehingga kita tidak akan berada dalam posisi yang sama seperti sekarang,” katanya.
“Sebagian dari masalah di sini adalah kepercayaan telah rusak lagi. Dan defisit kepercayaan – kedua pihak sama sekali tidak saling percaya – sebenarnya adalah salah satu masalah yang lebih serius yang mencegah berakhirnya perang ini,” tambahnya.
(ahm)
Lihat Juga :