Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris

Kamis, 09 Juli 2026 - 10:52 WIB
loading...
Venezuela Memohon kepada...
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, memohon kepada Raja Charles III untuk serahkan 31 ton emas Venezuela yang ditahan Inggris. Foto/Caters News Agency
A A A
CARACAS - Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan bahwa dia telah memohon kepada Raja Charles III untuk menyerahkan sekitar 31 ton emas Venezuela yang ditahan Inggris. Menurutnya, aset itu sangat dibutuhkan untuk rekonstruksi pasca-gempa.

Venezuela awalnya menyimpan emas sebanyak itu di Bank of England di era Presiden Nicolas Maduro. Namun, negara Amerika Latin itu tidak dapat mengambil asetnya tersebut setelah dijatuhi sanksi oleh Barat dan nasib aset emas 31 ton tersebut dibekukan.

Baca Juga: Lagi, Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela yang Disimpan di Bank of England

“Saya memutuskan untuk mengirim surat kepada Raja Inggris agar emas yang disimpan di Bank of England dilepaskan. Emas ini milik rakyat kami. Kami membutuhkan emas ini untuk mengatasi dampak gempa bumi,” katanya di televisi pemerintah Venezuela, VTV, yang dilansir AFP, Kamis (9/7/2026).

“Venezuela memiliki sumber daya yang terblokir di seluruh dunia yang dapat digunakan untuk mengatasi proses rekonstruksi ini,” imbuh Rodriguez.

Sekadar diketahui, gempa kembar dahsyat berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 telah mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu. Jumlah korban jiwa akibat gempa yang melanda Negara Bagian La Guaira itu telah meningkat menjadi 3.811 jiwa, menurut angka yang dirilis oleh Presiden Majelis Nasional Jorge Rodriguez.

Jumlah korban luka mencapai 16.740 oang, dan jumlah tunawisma mencapai 17.907 orang.

Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan negara-negara Barat lainnya memberlakukan sanksi yang semakin ketat terhadap Venezuela dalam dua dekade terakhir atas tuduhan bahwa pemerintah terlibat dalam aktivitas anti-demokrasi dan bahwa negara tersebut merupakan tempat perlindungan bagi perdagangan narkoba.

Banyak dari langkah-langkah tersebut masih berlaku. Tetapi setelah AS menangkap Presiden Maduro awal tahun ini, Washington memberikan bantuan yang ditargetkan kepada sektor minyak negara tersebut.

Setelah gempa bumi, AS mengatakan akan, selama empat bulan, mengizinkan transaksi terkait bantuan gempa bumi yang seharusnya dilarang oleh sanksi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Trump Hentikan Seluruh...
Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?
Rekomendasi
Gus Falah Mendukung...
Gus Falah Mendukung Polri Usut Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Hyundai Kunjungi iNews...
Hyundai Kunjungi iNews Media Group, Perkuat Sinergi dan Jajaki Peluang Kolaborasi Strategis
FIFA Tunjuk Wasit Argentina...
FIFA Tunjuk Wasit Argentina Pimpin Duel Prancis vs Maroko, Rawan Konflik Kepentingan
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Infografis
Daud Yordan, The Senator...
Daud Yordan, The Senator yang Raja Kelas Ringan Super
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved