4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Selasa, 07 Juli 2026 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Bangunan-bangunan tempat tinggal di distrik Darnytskyi di tenggara Kyiv, sebuah wilayah kota yang mengalami kerusakan signifikan pekan lalu, juga rusak parah dalam serangan hari Senin.
Tingkat mematikan serangan Rusia di Kyiv dalam seminggu terakhir menunjukkan tantangan yang dihadapi Ukraina dalam melindungi ibu kotanya karena Rusia berinovasi dan meningkatkan serangannya.
Serangan hari Senin menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Ukraina, termasuk Kyiv, Sumy, Kharkiv, dan Dnipropetrovsk, badan transmisi listrik negara tersebut.
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan pihaknya menggunakan "senjata presisi tinggi dan jarak jauh" untuk menargetkan fasilitas industri militer dan lokasi bahan bakar dan energi di Kyiv pada hari Senin. Dikatakan serangan itu sebagai tanggapan atas serangan Ukraina terhadap infrastruktur sipil di wilayah Rusia.
Trump kemudian kembali menawarkan bantuan untuk mengakhiri perang pada hari Minggu selama panggilan telepon hampir 90 menit dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia.
Presiden AS telah berjanji untuk menyelesaikan perang dalam waktu 24 jam setelah menjabat untuk kedua kalinya, tetapi lebih dari 500 hari setelah masa jabatannya saat ini, pemerintahan tersebut belum menemukan jalan menuju perdamaian antara kedua negara tetangga, meskipun telah melakukan beberapa upaya.
“Pasokan rudal pencegat yang tidak mencukupi” adalah alasan mengapa Ukraina tidak dapat menembak jatuh rudal balistik apa pun dalam serangan hari Senin, kata Zelensky dalam sebuah pernyataan.
Tingkat mematikan serangan Rusia di Kyiv dalam seminggu terakhir menunjukkan tantangan yang dihadapi Ukraina dalam melindungi ibu kotanya karena Rusia berinovasi dan meningkatkan serangannya.
2. Tidak Ada Rudal Balistik Rusia yang Dicegat Ukraina
Tidak satu pun rudal balistik yang ditembakkan ke Ukraina pada hari Senin berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara, menurut data dari angkatan udaranya, yang mengatakan 29 rudal balistik dan 18 drone serang telah menghantam 34 lokasi di seluruh negeri. Lebih dari 350 drone dan 66 rudal diluncurkan ke arah Ukraina, dengan Kyiv sebagai target utama, katanya.Serangan hari Senin menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Ukraina, termasuk Kyiv, Sumy, Kharkiv, dan Dnipropetrovsk, badan transmisi listrik negara tersebut.
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan pihaknya menggunakan "senjata presisi tinggi dan jarak jauh" untuk menargetkan fasilitas industri militer dan lokasi bahan bakar dan energi di Kyiv pada hari Senin. Dikatakan serangan itu sebagai tanggapan atas serangan Ukraina terhadap infrastruktur sipil di wilayah Rusia.
3. Dorong Ukraina Jadi Topik Utama pada KTT NATO
Perang Rusia di Ukraina akan menjadi latar belakang KTT NATO minggu ini di Turki, di mana Trump akan bertemu dengan Zelensky. Keduanya berbicara melalui telepon pada hari Sabtu.Trump kemudian kembali menawarkan bantuan untuk mengakhiri perang pada hari Minggu selama panggilan telepon hampir 90 menit dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia.
Presiden AS telah berjanji untuk menyelesaikan perang dalam waktu 24 jam setelah menjabat untuk kedua kalinya, tetapi lebih dari 500 hari setelah masa jabatannya saat ini, pemerintahan tersebut belum menemukan jalan menuju perdamaian antara kedua negara tetangga, meskipun telah melakukan beberapa upaya.
4. Ukraina Memohon Bantuan Rudal Patriot
Menjelang KTT, Zelensky menggunakan serangan terhadap Kyiv untuk memperbarui permohonannya kepada sekutu untuk memasok Ukraina dengan rudal untuk sistem Patriot.“Pasokan rudal pencegat yang tidak mencukupi” adalah alasan mengapa Ukraina tidak dapat menembak jatuh rudal balistik apa pun dalam serangan hari Senin, kata Zelensky dalam sebuah pernyataan.
Lihat Juga :