Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk

Senin, 06 Juli 2026 - 12:19 WIB
loading...
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Senat Filipina akan membuka sidang pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte pada hari ini (6/7/2026). Foto/Philstar
A A A
MANILA - Senat Filipina akan membuka sidang pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) Sara Duterte pada hari ini (6/7/2026). Sidang pemakzulan ini tak hanya membuat nasib jabatannya berada di ujung tanduk, tapi karier politiknya—termasuk rencana pencalonan presiden 2028—juga dipertaruhkan.

Ribuan polisi telah ditempatkan di sekitar gedung Senat di Manila untuk memberikan keamanan tambahan. Persidangan dapat berlangsung berbulan-bulan jika jaksa penuntut diberi waktu 62 hari yang mereka minta untuk menyajikan bukti.

Baca Juga: Wapres Ini Segera Dimakzulkan, Terancam Dilarang Berpolitik Seumur Hidup

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memakzulkan Wapres Sara Duterte (48)—yang merupakan putri mantan presiden Rodrigo Duterte—pada 11 Mei atas tuduhan penyelewengan, korupsi, suap, dan dugaan rencana pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos, yang merupakan mantan sekutunya.

Namun, hanya vonis bersalah oleh dua pertiga dari 24 kursi Senat yang terpecah belah yang dapat mencabut jabatannya sebagai wakil presiden dan melarangnya secara permanen dari jabatan terpilih.

Sebuah survei publik yang dirilis pada akhir Mei menunjukkan Sara Duterte sebagai kandidat terdepan dalam pemilihan presiden 2028, dengan 51 persen responden mengatakan mereka berencana untuk memilihnya.

Pasal-pasal pemakzulan berfokus pada penyalahgunaan dana publik, aset yang tidak dapat dijelaskan, penyuapan pejabat publik, dan dugaan ancaman pembunuhan terhadap Presiden Marcos dan anggota keluarga lainnya.

Ancaman terhadap Marcos bermula dari konferensi pers larut malam di mana Sara Duterte mengeklaim telah menyewa seorang pembunuh bayaran untuk membunuh presiden jika sang presiden berhasil membunuhnya terlebih dahulu.

Dia kemudian mengatakan bahwa komentarnya telah disalahartikan.

Kubu Sara Duterte belum mengindikasikan apakah dia akan hadir secara langsung di persidangan pemakzulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Breaking News! Roy Suryo...
Breaking News! Roy Suryo Menang Praperadilan
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Berita Terkini
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved