KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam

Minggu, 05 Juli 2026 - 13:14 WIB
loading...
A A A
Juru bicara KKB Papua, Sebby Sambom, mengatakan pesawat itu melanggar larangan mereka terhadap penerbangan sipil di daerah yang dianggap kelompoknya sebagai zona operasional mereka.

Dia menuduh bahwa pesawat sipil telah digunakan untuk mengangkut personel militer Indonesia dan logistik ke pedalaman Papua yang terpencil. Dia mengatakan pilot Amerika itu dibunuh karena pesawat terus beroperasi meskipun ada peringatan dari kelompoknya. Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

Militer Indonesia membantah bahwa pesawat itu digunakan untuk mengangkut pasukan militer. Mereka yang berada di dalam pesawat adalah tujuh warga sipil penduduk asli Papua, termasuk tiga wanita. Ketujuh warga sipil itu tidak terluka.

Sambom menyerukan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk membuka negosiasi internasional yang bertujuan untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun di Papua, yang menurut kelompok separatis telah mengakibatkan kematian warga sipil dan pengungsian massal.

Sambom menyalahkan Indonesia, Amerika Serikat (AS) dan pihak lainnya meski KKB Papua yang membunuh Goselin. "Penembakan pilot Amerika adalah akibat dari kegagalan pemerintah Indonesia, AS, dan Belanda, serta Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk mengatasi akar penyebab konflik di Papua, yang telah berlangsung selama 64 tahun," katanya dalam sebuah pernyataan.

Dia juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memfasilitasi pembicaraan yang melibatkan pemerintah Indonesia, TPNPB, dan perwakilan Papua. Dia mengancam akan menargetkan pesawat sipil lain yang dia anggap membantu operasi militer Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
Berita Terkini
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Infografis
Jet Tempur F-35 AS Jatuh...
Jet Tempur F-35 AS Jatuh dan Terbakar Habis di Albuquerque
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved