Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Selasa, 30 Juni 2026 - 09:48 WIB
loading...
Miliarder Guo Wengui yang melarikan diri dari China dihukum 30 tahun penjara oleh pengadilan AS karena menipu ribuan orang hingga Rp17,8 triliun. Foto/The Standard
A
A
A
NEW YORK - Miliarder China yang diasingkan, Guo Wengui, yang diadili karena menipu ribuan orang dengan nilai lebih dari USD1 miliar (Rp17,8 triliun), dijatuhi hukuman 30 tahun penjara oleh pengadilan federal di New York, Amerika Serikat (AS). Vonis penjara ini dibacakan hakim pengadilan pada Senin waktu setempat.
Pada Juli 2024, panel hakim atau juri dengan suara bulat menyatakan Wengui bersalah atas penipuan dan berbagai pelanggaran sekuritas, penipuan kawat, dan pencucian uang.
Baca Juga: 47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Juga dikenal sebagai Ho Wan Kwok dan Miles Guo, dia dituduh memanfaatkan ketenarannya di internet sejak 2018 untuk membujuk ribuan orang agar berinvestasi di perusahaan atau proyeknya, yang menjanjikan keuntungan besar atau layanan mewah. Tetapi, menurut otoritas AS, Wengui diduga menggunakan uang hasil kejahatan tersebut untuk membiayai gaya hidup mewahnya.
Miliarder tersebut, yang berusia 50-an—usia pastinya tidak diketahui—ditangkap oleh Biro Investigasi Federal (FBI) pada Maret 2023 di apartemen mewahnya di Manhattan yang menghadap Central Park.
Mantan rekannya, Yvette Wang, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara tahun lalu atas perannya dalam skema tersebut.
Guo Wengui, yang memperoleh kekayaannya di bidang real estate, pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2015. Dia melarikan diri dari China, tempat di mana dia menjadi target red notice Interpol atas penipuan keuangan—tuduhan yang dia bantah.
Dari pengasingannya yang mewah di New York, dia menggambarkan dirinya sebagai kritikus keras rezim komunis China dan pembela demokrasi yang teguh, sambil tetap menjalin hubungan dengan tokoh sayap kanan AS yang terkenal, Steve Bannon.
Bersama-sama, mereka membentuk kelompok lobi yang menentang Partai Komunis China: Negara Federal Baru China.
Bannon ditangkap pada Agustus 2020 di kapal pesiar pengusaha China dalam kasus yang melibatkan penggelapan dana yang terkait dengan proyek tembok perbatasan AS untuk melawan imigrasi di perbatasan Meksiko, sebuah janji utama kampanye presiden Donald Trump tahun 2016.
Menurut laporan AFP, Selasa (30/6/2026), Guo Wengui yang dilanda skandal kembali menjadi berita utama setelah penangkapannya dengan mengumumkan rencana untuk menyelenggarakan lelang daring "sperma yang tidak divaksinasi", berdasarkan gagasan konspiratif bahwa vaksin menyebabkan kemandulan massal.
Pada Juli 2024, panel hakim atau juri dengan suara bulat menyatakan Wengui bersalah atas penipuan dan berbagai pelanggaran sekuritas, penipuan kawat, dan pencucian uang.
Baca Juga: 47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Juga dikenal sebagai Ho Wan Kwok dan Miles Guo, dia dituduh memanfaatkan ketenarannya di internet sejak 2018 untuk membujuk ribuan orang agar berinvestasi di perusahaan atau proyeknya, yang menjanjikan keuntungan besar atau layanan mewah. Tetapi, menurut otoritas AS, Wengui diduga menggunakan uang hasil kejahatan tersebut untuk membiayai gaya hidup mewahnya.
Miliarder tersebut, yang berusia 50-an—usia pastinya tidak diketahui—ditangkap oleh Biro Investigasi Federal (FBI) pada Maret 2023 di apartemen mewahnya di Manhattan yang menghadap Central Park.
Mantan rekannya, Yvette Wang, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara tahun lalu atas perannya dalam skema tersebut.
Guo Wengui, yang memperoleh kekayaannya di bidang real estate, pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2015. Dia melarikan diri dari China, tempat di mana dia menjadi target red notice Interpol atas penipuan keuangan—tuduhan yang dia bantah.
Dari pengasingannya yang mewah di New York, dia menggambarkan dirinya sebagai kritikus keras rezim komunis China dan pembela demokrasi yang teguh, sambil tetap menjalin hubungan dengan tokoh sayap kanan AS yang terkenal, Steve Bannon.
Bersama-sama, mereka membentuk kelompok lobi yang menentang Partai Komunis China: Negara Federal Baru China.
Bannon ditangkap pada Agustus 2020 di kapal pesiar pengusaha China dalam kasus yang melibatkan penggelapan dana yang terkait dengan proyek tembok perbatasan AS untuk melawan imigrasi di perbatasan Meksiko, sebuah janji utama kampanye presiden Donald Trump tahun 2016.
Menurut laporan AFP, Selasa (30/6/2026), Guo Wengui yang dilanda skandal kembali menjadi berita utama setelah penangkapannya dengan mengumumkan rencana untuk menyelenggarakan lelang daring "sperma yang tidak divaksinasi", berdasarkan gagasan konspiratif bahwa vaksin menyebabkan kemandulan massal.
(mas)
Lihat Juga :