Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Senin, 29 Juni 2026 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Iran telah membatasi transit melalui Selat Hormuz, yang bertanggung jawab atas seperlima permintaan minyak global, sejak awal agresi AS-Israel yang tidak beralasan terhadap negara itu yang dimulai pada 28 Februari dan berakhir di bawah gencatan senjata pada 8 April.
Pada 17 Juli, Iran dan AS menandatangani MoU yang dimediasi Pakistan, yang menyerukan pengakhiran permanen permusuhan di semua front, termasuk Lebanon, serta penghapusan blokade angkatan laut terhadap Iran dalam waktu 30 hari, dan pemulihan lalu lintas komersial melalui Selat Hormuz.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan bangsa Irak atas solidaritas mereka kepada rakyat Iran sebagai korban perang agresi ilegal AS-Israel.
Pada 17 Juli, Iran dan AS menandatangani MoU yang dimediasi Pakistan, yang menyerukan pengakhiran permanen permusuhan di semua front, termasuk Lebanon, serta penghapusan blokade angkatan laut terhadap Iran dalam waktu 30 hari, dan pemulihan lalu lintas komersial melalui Selat Hormuz.
3. Israel Masih Menyerang Lebanon
Selain itu, dalam pernyataannya, Araghchi menyatakan penyesalannya bahwa Israel terus melakukan serangan terhadap Lebanon, dan mengatakan bahwa berdasarkan MoU tersebut, AS harus menghentikan serangan rezim Zionis.Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan bangsa Irak atas solidaritas mereka kepada rakyat Iran sebagai korban perang agresi ilegal AS-Israel.
(ahm)
Lihat Juga :