3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS

Senin, 29 Juni 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
“Kita berbicara tentang perjanjian gencatan senjata setelah perang. Jadi di sini kita tidak berbicara tentang hal lain, menurut MoU tersebut AS telah secara eksplisit melanggarnya,” kata Khoshcheshm.

2. Trump Mengancam Iran

Presiden AS Trump terus membuat pernyataan yang mengancam terhadap Iran, tetapi seorang analis mengatakan bahwa pernyataan tersebut tidak perlu dianggap terlalu serius.

“Mungkin akan tiba saatnya kita tidak lagi mampu bersikap rasional, dan akan dipaksa untuk menyelesaikan secara militer pekerjaan yang telah kita mulai dengan sangat sukses. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada hari Sabtu.

3. Trump Melayani Audiens Domestik dan Internasional

Wolfgang Pusztai, seorang analis pertahanan dan mantan atase militer untuk Austria, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Trump “tidak hanya melayani Iran dan audiens internasional tetapi juga audiens domestiknya dengan pernyataannya. Dia menggunakan argumen yang agak aneh sehingga saya tidak akan menganggap semua ini secara harfiah”.

“Saya akan mengatakan bahwa ancaman semacam ini cukup khas bagi presiden Amerika. Dia sangat menyadari bahwa tekanan militer tambahan, beberapa serangan tambahan, tidak akan terlalu merugikan Iran,” kata Pusztai.

Trump mengirimkan pesan bahwa AS "siap meningkatkan tekanan militer lagi dan mungkin juga siap memperbarui blokade" Selat Hormuz, tambahnya.

"Tentu ada risiko bahwa negara-negara Teluk terseret kembali ke dalam masalah ini," kata Pusztai.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved