Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:03 WIB
loading...
Update Gempa Kembar...
Dua gempa bumi dahsyat yang guncang Venezuela telah menewaskan 1.430 orang, 3.200 orang lainnya luka, dan lebih dari 50.000 orang hilang. Foto/Adriana Loureiro Fernandez/The New York Times
A A A
CARACAS - Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat di Venezuela telah bertambah menjadi 1.430 orang. Demikian disampaikan Ketua Majelis Nasional Jorge Rodríguez dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Sabtu.

Lebih dari 3.200 orang terluka dan banyak yang diyakini masih terjebak di bawah reruntuhan setelah gempa bumi magnitudo 7,2 dan 7,5 melanda negara itu secara beruntun pada Rabu malam.

Baca Juga: Lebih dari 50.000 Orang Hilang akibat Gempa di Venezuela

Banyak keluarga mengunggah gambar orang-orang terkasih yang hilang di media sosial. Pejabat dan lembaga kemanusiaan memperkirakan bahwa lebih dari 50.000 orang masih hilang dalam bencana ini.

Rodríguez mengatakan kepada CNN bahwa masyarakat harus menghindari La Guaira, daerah yang paling parah terkena dampak.

“Kami menghargai keinginan yang luar biasa untuk membantu, tetapi jalan yang kami gunakan untuk mengangkut korban luka semakin padat. Cara terbaik untuk membantu adalah dengan menjaga jalan tetap bersih sehingga tim medis dapat mengangkut pasien dan tim penyelamat dapat melakukan pekerjaan mereka dengan lebih efektif,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Delcy Rodríguez mengumumkan jumlah korban tewas terbaru saat dia menyambut kedatangan tim penyelamat dari seluruh dunia. “Kita akan menyelamatkan orang-orang yang terjebak,” katanya, yang dilansir AP, Minggu (28/6/2026).

Dia juga mengatakan pada Jumat malam bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio menghubunginya untuk menegaskan kembali janji Amerika untuk membantu upaya pemulihan.

"Mereka menegaskan kembali komitmen mereka untuk mendukung upaya penanggulangan dengan mengirimkan petugas penyelamat, peralatan khusus, dukungan untuk tempat penampungan sementara, dan bantuan kemanusiaan bagi keluarga yang terdampak. Kami sangat berterima kasih atas isyarat persahabatan dan kerja sama ini," katanya dalam unggahan di X.

Selebaran orang hilang dengan foto orang-orang terkasih telah dibagikan di jalanan, sementara beberapa warga lainnya membagikan daftar nama yang ditulis tangan saat mereka melakukan pencarian.

Tim penyelamat mencari korban selamat di gedung-gedung yang runtuh di Caracas dan negara bagian La Guaira di mana teriakan minta tolong terdengar dari bawah reruntuhan.

Televisi pemerintah Venezuela menayangkan gambar-gambar penyelamatan, termasuk seorang wanita yang terjebak di bawah lempengan semen yang berhasil dikeluarkan hidup-hidup. Wanita bernama Graciela Mora tersebut sadar saat ditarik dari reruntuhan di La Guaira, dan mengatakan kepada wartawan, "ketika gempa dimulai, saya berpegangan seerat mungkin pada kusen pintu."

Marian Rieber, seorang jurnalis kesehatan di Caracas, mengatakan dia sedang membawa anjingnya menuruni tangga ketika semuanya mulai bergerak dari kiri ke kanan dengan sangat kuat seolah-olah itu adalah gelombang pasang di pantai.

"Saya merasa lantai terus bergerak, lalu gempa susulan datang," katanya.

Tony Frangie Mawad, seorang jurnalis yang berbasis di Caracas, berada di dalam lift ketika guncangan dimulai. Ketika pintu akhirnya terbuka di ruang bawah tanah kedua gedung itu, dia dan dua orang lainnya berlari ke tempat parkir.

"Saat itulah saya menyadari itu bukan hanya guncangan kecil," katanya. "Bangunan belum pernah runtuh di Caracas akibat gempa sejak 1967. Ini tampak seperti Gaza," ujarnya.

Gempa bumi kedua adalah yang terkuat yang melanda negara itu sejak tahun 1900, membentuk rangkaian yang disebut "doublet", yang berbeda dari skenario tipikal di mana gempa yang lebih besar diikuti oleh gempa susulan yang jauh lebih kecil.

Kedua gempa tersebut dangkal, kurang dari 20 mil di bawah permukaan tanah, yang berpotensi menambah kerusakan.

Marcos Ferreira, seorang ahli geofisika dan peneliti di Survei Geologi Brasil, mengatakan kepada AP bahwa dua gempa beruntun, bersama dengan pergerakan seismik yang dangkal, memperparah kerusakan. Survei Geologi AS mengatakan kedua gempa tersebut berpusat di dekat Moron di pantai Karibia, 105 mil sebelah barat ibu kota Venezuela, Caracas.

Warga negara asing termasuk di antara mereka yang tewas meskipun upaya pencarian masih berlanjut, dan jumlah korban sebenarnya masih belum diketahui. Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares mengatakan tiga warga negara Spanyol dipastikan tewas dan 99 lainnya hilang.

Kementerian Luar Negeri Brasil mengatakan bahwa seorang pria dan seorang wanita Brasil telah meninggal, sementara kedutaan besar China di Caracas mengatakan bahwa dua warga negara China juga telah tewas. Kantor berita AFP melaporkan bahwa sembilan warga negara Portugal telah meninggal.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Berita Terkini
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved