Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:28 WIB
loading...
A A A
Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengajukan protes kepada Beijing dan Moskow atas insiden tersebut, sementara Jepang menyatakan "keprihatinan serius" atas keamanan nasional.

China dan Rusia mengatakan penerbangan tersebut merupakan bagian dari patroli bersama di atas Laut Timur dan Pasifik barat.

Sebelumnya, Korsel mengumumkan rencana untuk mengakuisisi 20.000 drone militer untuk menangkal ancaman Korea Utara, dengan mengutip pelajaran yang dipetik dari perang di Ukraina dan Timur Tengah.

Sejumlah kecil sistem senjata berbiaya tinggi mendominasi medan perang di masa lalu, tetapi penyebaran massal drone berbiaya rendah mengubah sifat peperangan.

"Konflik baru-baru ini di Ukraina dan Timur Tengah dengan jelas menunjukkan bahwa drone telah muncul sebagai pengubah permainan di medan perang," kata Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back kepada wartawan di Seoul.

Korea Selatan secara teknis masih berperang dengan Korea Utara setelah konflik mereka tahun 1950-53 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian perdamaian.

"Korea Utara juga terus mengembangkan berbagai kemampuan pesawat tanpa awak, yang menimbulkan ancaman yang semakin besar tidak hanya terhadap fasilitas militer Korea Selatan tetapi juga terhadap infrastruktur nasional yang penting dan target sipil," kata Ahn.

Ia mengatakan pemerintah akan mendorong untuk segera mengerahkan Sistem Serangan Tempur Tanpa Awak Jarak Jauh Korea (K-LUCAS) - amunisi yang dikembangkan di dalam negeri yang diyakini mirip dengan LUCAS AS yang dikembangkan dengan merekayasa balik drone serang Shahed Iran.

Militer juga berencana untuk mengakuisisi lebih dari 20.000 drone sekali pakai berbiaya rendah, kata Ahn, tanpa mengungkapkan dari mana drone tersebut akan berasal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved