AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:20 WIB
loading...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
Serangan Iran menghancurkan pangkalan AS di Al Udeid, Qatar. Foto/x
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat sedang mempertimbangkan memindahkan beberapa pangkalan di Teluk ke Israel setelah diserang oleh Iran awal tahun ini. Kabar ini muncul di tengah proses negosiasi antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang.

Laporan di Wall Street Journal mengatakan AS sedang mempertimbangkan melengkapi kembali pangkalan di Bahrain dan mengurangi kehadirannya di Kuwait dan Arab Saudi.

Dua pejabat yang dikutip dalam laporan tersebut menyatakan AS dapat memindahkan beberapa pangkalan ke Israel.

Setelah dimulainya serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Republik Islam melancarkan serangan balasan di negara-negara Teluk.

Pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain berulang kali menjadi sasaran antara akhir Februari dan Juni, dengan WSJ melaporkan kerusakan yang luas termasuk pada markas komando dan setidaknya selusin bangunan lainnya.

Namun, Pentagon belum mengakui sejauh mana kerusakan tersebut.

Sementara itu, di AS, sentimen publik terhadap perang Iran tampaknya telah bergeser tajam setelah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad dengan Iran.

Pakta ini mengakhiri permusuhan selama 60 hari, sementara AS dan Iran bernegosiasi mengenai syarat-syarat untuk mengakhiri perang secara permanen.

Menurut jajak pendapat nasional dari Universitas Quinnipac, 60% pemilih Amerika berpikir tindakan militer AS terhadap Iran "tidak sepadan".

Pada 28 Februari, Presiden AS Donald Trump, bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, memulai perang AS-Israel terhadap Iran untuk "menghilangkan ancaman langsung dari rezim Iran".

Penghancuran total program nuklir dan infrastruktur militer Iran adalah salah satu tujuan utama yang dinyatakan.

Jajak pendapat menunjukkan kesepakatan selanjutnya telah melemahkan persepsi tentang kemampuan AS untuk mencapai tujuan utamanya, dengan 61% percaya Iran kemungkinan besar akan mengembangkan senjata nuklir.

Partai Demokrat dan Republik tidak terlalu terpecah dalam hal ini, dengan mayoritas dari kedua kubu politik tersebut percaya Iran "sangat mungkin" atau "agak mungkin" masih akan mengembangkan senjata nuklir.

Baca juga: AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved