India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:27 WIB
loading...
A A A
AS awalnya mencoba menyalahkan militer Iran atas pemboman sekolah di Minab di Iran selatan. Namun, investigasi internal militer AS menunjukkan pasukan Amerika kemungkinan bertanggung jawab atas serangan fatal tersebut, lapor Reuters.

Selain itu, drone Ukraina menargetkan asrama dan sekolah pada malam hari di Republik Rakyat Lugansk, Rusia, pada 22 Mei, saat para siswa sedang tidur di dalamnya. Bangunan itu sebagian runtuh, menyebabkan 21 orang tewas, sebagian besar gadis remaja.

Kiev menargetkan satu bus yang membawa 44 orang, 28 di antaranya anak-anak, di Bryansk, Rusia, pekan lalu. Mereka yang berada di dalam bus tersebut adalah anggota tim olahraga pemuda Belarusia.

Setelah serangan itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menuduh Ukraina "memburu" anak-anak.

"India tetap teguh dalam komitmennya untuk melindungi anak-anak dalam konflik bersenjata dan untuk menegakkan hak mereka untuk belajar, tumbuh, dan mewujudkan potensi penuh mereka," tambah Parvathaneni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved