AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke UEA, Menhan Israel Terbang ke Washington
Selasa, 22 September 2020 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A
Israel secara terbuka menentang AS yang ingin menjual senjata canggih kepada para pesaingnya di Timur Tengah dengan alasan bahwa negara Yahudi itu perlu mempertahankan supremasi militernya.
UEA, khususnya, telah menginginkan pesawat itu selama bertahun-tahun. Pejabat senior Emirat mengatakan bahwa mereka berharap semua penghalang untuk penjualan F-35 menghilang sekarang karena mereka telah menjalin hubungan terbuka dengan Israel.
"Seluruh gagasan tentang keadaan berperang atau perang dengan Israel sudah berakhir, jadi saya pikir seharusnya lebih mudah (untuk membeli jet tempur f-35)," kata pejabat senior UEA, Anwar Gargash, pada Agustus lalu. “Kami merasa bahwa dengan penandatanganan perjanjian (normalisasi hubungan Israel-UEA) ini dalam beberapa minggu atau bulan mendatang, rintangan apa pun terhadap (pembelian) ini seharusnya tidak ada lagi."
Gantz juga akan membahas kerja sama keamanan bersama untuk mengurangi ekspansi Iran di kawasan. Menurut Kementerian Pertahanan Israel, Gantz akan tetap di Amerika Serikat selama 24 jam, dan kembali ke Israel sesaat sebelum fajar pada hari Kamis.
UEA, khususnya, telah menginginkan pesawat itu selama bertahun-tahun. Pejabat senior Emirat mengatakan bahwa mereka berharap semua penghalang untuk penjualan F-35 menghilang sekarang karena mereka telah menjalin hubungan terbuka dengan Israel.
"Seluruh gagasan tentang keadaan berperang atau perang dengan Israel sudah berakhir, jadi saya pikir seharusnya lebih mudah (untuk membeli jet tempur f-35)," kata pejabat senior UEA, Anwar Gargash, pada Agustus lalu. “Kami merasa bahwa dengan penandatanganan perjanjian (normalisasi hubungan Israel-UEA) ini dalam beberapa minggu atau bulan mendatang, rintangan apa pun terhadap (pembelian) ini seharusnya tidak ada lagi."
Gantz juga akan membahas kerja sama keamanan bersama untuk mengurangi ekspansi Iran di kawasan. Menurut Kementerian Pertahanan Israel, Gantz akan tetap di Amerika Serikat selama 24 jam, dan kembali ke Israel sesaat sebelum fajar pada hari Kamis.
(min)
Lihat Juga :