Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Kamis, 25 Juni 2026 - 15:43 WIB
loading...
Petugas mencari korban di reruntuhan akibat gempa bumi di Venezuela. Foto/anadolu
A
A
A
CARACAS - Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan keadaan darurat di negara tersebut setelah gempa bumi mengguncang negaranya. Dia mengatakan setidaknya 32 orang telah dipastikan tewas sejauh ini.
Rodriguez mengatakan dia berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio, yang "menyampaikan solidaritas dan dukungannya" untuk rakyat Venezuela.
Sementara itu, Jesus Alejandro Pina, insinyur berusia 38 tahun dari Caracas, berada di lantai atas gedung tujuh lantai ketika gempa terjadi.
“Gempa itu sangat kuat. Berlangsung lama – saya tidak tahu persis berapa lama, tetapi seperti satu menit,” katanya.
“Kaca pecah, gambar berjatuhan, televisi juga – semuanya berjatuhan. Lampu, apa pun yang terbuat dari kaca, bahkan kolom dan balok, mengeluarkan suara.”
Pina mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia berhasil keluar dari gedung segera setelah kejadian. “Semua orang berada di jalanan, di alun-alun, di bawah gedung, di luar rumah mereka. Orang-orang tampak waspada, gugup. Banyak yang terluka,” papar dia.
“Beberapa bangunan benar-benar runtuh… dan petugas pemadam kebakaran serta paramedis berusaha membantu, menarik orang-orang dari bawah reruntuhan.”
Beberapa jam kemudian, banyak warga masih terlalu terguncang untuk kembali ke rumah, katanya.
“Sudah tengah malam dan semua orang masih terjaga, di luar rumah mereka, aktif, menonton berita. Mereka waspada karena dikatakan akan ada gempa susulan,” ungkap Pina.
Adapun Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni telah bereaksi terhadap bencana tersebut, menulis di X bahwa ia mengikuti situasi tersebut dengan “keprihatinan mendalam” dan berupaya untuk “segera mengaktifkan setiap saluran bantuan kemanusiaan dan pertolongan kepada rekan senegara kita.”
Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Spanyol juga menyatakan solidaritas dengan Venezuela dan menawarkan bantuan.
“Seluruh dukungan saya, dan dukungan Spanyol, kepada rakyat Venezuela menyusul gempa bumi dahsyat malam ini,” tulis Perdana Menteri Pedro Sanchez di X.
“Doa kami bersama para korban dan keluarga mereka.”
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan Badan Kerjasama Pembangunan Internasional Spanyol “siap memberikan semua bantuan darurat yang diperlukan”.
“Solidaritas penuh saya dengan rakyat Venezuela yang bersaudara,” tulisnya.
Baca juga: Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Rodriguez mengatakan dia berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio, yang "menyampaikan solidaritas dan dukungannya" untuk rakyat Venezuela.
Sementara itu, Jesus Alejandro Pina, insinyur berusia 38 tahun dari Caracas, berada di lantai atas gedung tujuh lantai ketika gempa terjadi.
“Gempa itu sangat kuat. Berlangsung lama – saya tidak tahu persis berapa lama, tetapi seperti satu menit,” katanya.
“Kaca pecah, gambar berjatuhan, televisi juga – semuanya berjatuhan. Lampu, apa pun yang terbuat dari kaca, bahkan kolom dan balok, mengeluarkan suara.”
Pina mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia berhasil keluar dari gedung segera setelah kejadian. “Semua orang berada di jalanan, di alun-alun, di bawah gedung, di luar rumah mereka. Orang-orang tampak waspada, gugup. Banyak yang terluka,” papar dia.
“Beberapa bangunan benar-benar runtuh… dan petugas pemadam kebakaran serta paramedis berusaha membantu, menarik orang-orang dari bawah reruntuhan.”
Beberapa jam kemudian, banyak warga masih terlalu terguncang untuk kembali ke rumah, katanya.
“Sudah tengah malam dan semua orang masih terjaga, di luar rumah mereka, aktif, menonton berita. Mereka waspada karena dikatakan akan ada gempa susulan,” ungkap Pina.
Adapun Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni telah bereaksi terhadap bencana tersebut, menulis di X bahwa ia mengikuti situasi tersebut dengan “keprihatinan mendalam” dan berupaya untuk “segera mengaktifkan setiap saluran bantuan kemanusiaan dan pertolongan kepada rekan senegara kita.”
Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Spanyol juga menyatakan solidaritas dengan Venezuela dan menawarkan bantuan.
“Seluruh dukungan saya, dan dukungan Spanyol, kepada rakyat Venezuela menyusul gempa bumi dahsyat malam ini,” tulis Perdana Menteri Pedro Sanchez di X.
“Doa kami bersama para korban dan keluarga mereka.”
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan Badan Kerjasama Pembangunan Internasional Spanyol “siap memberikan semua bantuan darurat yang diperlukan”.
“Solidaritas penuh saya dengan rakyat Venezuela yang bersaudara,” tulisnya.
Baca juga: Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
(sya)
Lihat Juga :