Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:12 WIB
loading...
A A A
Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka menentang pengawasan domestik massal dan senjata otonom sepenuhnya. Presiden AS Donald Trump kemudian memerintahkan lembaga federal untuk secara bertahap menghentikan penggunaan teknologi Anthropic dalam jangka waktu enam bulan.

Anthropic menggugat pemerintah, dengan alasan bahwa tindakan tersebut merupakan pembalasan yang melanggar hukum atas penolakannya untuk melonggarkan pengamanan pada penggunaan militer AI.

3. Integrasi Operasi Militer dan Intelijen dengan AI

Terlepas dari perintah penghentian bertahap dan pertempuran hukum yang sedang berlangsung, beberapa laporan media kemudian mengklaim bahwa sebagian pemerintah AS terus menggunakan sistem Anthropic.

Perkembangan ini terjadi di tengah peringatan dari para peneliti, pemimpin teknologi, dan pejabat keamanan bahwa sistem AI diintegrasikan ke dalam operasi militer dan intelijen lebih cepat daripada kemampuan pemerintah dan lembaga untuk beradaptasi dengan peningkatan kemampuannya.

Para ahli telah memperingatkan bahwa alat yang sama yang digunakan untuk memperkuat pertahanan siber juga dapat mengotomatiskan serangan dan menurunkan hambatan bagi pelaku jahat.

Pada hari Senin, para ahli keamanan siber dari aliansi intelijen Five Eyes – AS, Inggris, Australia, Kanada, dan Selandia Baru – memperingatkan bahwa model AI yang berkembang pesat dapat segera memungkinkan peretas untuk mengganggu pemerintah, bisnis, dan infrastruktur penting dalam skala global.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Hubungan yang Unik,...
Hubungan yang Unik, Menlu Iran Kunjungi Qatar Setelah Militernya Serang Doha
Rekomendasi
Cetak Kades Berkualitas,...
Cetak Kades Berkualitas, Kemendagri Gelar Program Kepala Desa Masuk Kampus
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
9 Jam Diperiksa KPK,...
9 Jam Diperiksa KPK, Bobby Rizaldi Dukung Penegakan Hukum Kasus Muara Enim
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved