Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Jadi dia harus mencoba menjual kesepakatan ini kepada GCC dan memastikan bahwa mereka merasa aman bahwa AS akan ada untuk mereka jika terjadi konflik di masa depan.

Saat di Abu Dhabi, Rubio mengatakan bahwa jika Iran memutuskan “bahwa mereka ingin menjadi sebuah negara, bukan gerakan revolusioner”, mereka dapat memperoleh manfaat dari peluang ekonomi baru, termasuk investasi.

“Mereka akan memiliki kesempatan untuk melakukan hal-hal luar biasa di Iran,” kata Rubio.

“Saya tidak menjanjikan bahwa itu adalah pilihan yang akan mereka buat. Saya mengatakan jika itu adalah pilihan yang mereka buat, maka akan ada peluang, dan peluang tersebut dapat mencakup investasi, seperti yang telah Anda lihat negara-negara lain di kawasan ini mendapat manfaat dari investasi, dari investasi asing langsung. Itu bukan investasi kita. Itu bukan uang pemerintah kita,” katanya, dilansir Al Jazeera.

Rubio menambahkan bahwa lintasan politik Iran akan bergantung pada apakah ada kemajuan yang dicapai pada “sejumlah masalah keamanan lainnya” yang akan dibahas dalam beberapa hari mendatang.

Kemudian, ia mengatakan bahwa jika Iran membuat keputusan “bahwa mereka ingin menjadi sebuah negara, bukan gerakan revolusioner”, mereka dapat memperoleh manfaat dari peluang ekonomi baru, termasuk investasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Lenyap
Rekomendasi
Mengapa Safar Dijuluki...
Mengapa Safar Dijuluki Bulan Perang? Simak 9 Peristiwa Bersejarah Islam Ini
Bakom Sangkal Febrie...
Bakom Sangkal Febrie Adriansyah Algojo Pemberantasan Korupsi di Kejagung
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
Berita Terkini
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved