Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Rabu, 24 Juni 2026 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Formulir tersebut merupakan catatan fisik penghitungan suara dan dimaksudkan untuk mencegah kecurangan pemilu. Formulir tersebut diisi dengan tangan, dan hasil pindaian digital juga diunggah ke portal Registri Nasional untuk audit publik. Jika ditemukan kesalahan, pihak-pihak terkait dapat meminta penghitungan ulang.
“Hari ini kami memiliki bukti perubahan alamat IP dari beberapa server registri nasional,” tulisnya.
“Ini berarti bahwa perangkat lunak telah diretas dan pihak lain menulis data untuk tempat pemungutan suara dan pos pemungutan suara. Satu-satunya entitas di dunia yang mampu melakukan itu adalah negara Israel,” tambah Petro tanpa memberikan bukti keterlibatan Israel yang diduga.
Petro mengatakan partainya telah meminta "audit teknis" perangkat lunak pemungutan suara sebelum pemilihan dan meminta pihak berwenang untuk mengambil jejak digital dari semua dokumen yang dikirim secara digital untuk menghindari modifikasi. Ia mengklaim permintaan tersebut diabaikan.
Presiden yang akan segera lengser itu membagikan video yang menurutnya merekam modifikasi "yang direncanakan" pada formulir E-14. Ia juga mengklaim manipulasi tersebut dilakukan "dari kantor saudara-saudara Bautista".
4. Peretasan ke Situs Website Pemilu
Petro menuduh bahwa aktor asing mengakses situs web Registri Nasional dan menulis ulang data pemungutan suara pada beberapa formulir E-14.“Hari ini kami memiliki bukti perubahan alamat IP dari beberapa server registri nasional,” tulisnya.
“Ini berarti bahwa perangkat lunak telah diretas dan pihak lain menulis data untuk tempat pemungutan suara dan pos pemungutan suara. Satu-satunya entitas di dunia yang mampu melakukan itu adalah negara Israel,” tambah Petro tanpa memberikan bukti keterlibatan Israel yang diduga.
Petro mengatakan partainya telah meminta "audit teknis" perangkat lunak pemungutan suara sebelum pemilihan dan meminta pihak berwenang untuk mengambil jejak digital dari semua dokumen yang dikirim secara digital untuk menghindari modifikasi. Ia mengklaim permintaan tersebut diabaikan.
Presiden yang akan segera lengser itu membagikan video yang menurutnya merekam modifikasi "yang direncanakan" pada formulir E-14. Ia juga mengklaim manipulasi tersebut dilakukan "dari kantor saudara-saudara Bautista".
(ahm)
Lihat Juga :