Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:34 WIB
loading...
A A A
Awal tahun ini, perusahaan tersebut mengatakan salah satu model andalannya, Mythos, terlalu kuat untuk dirilis ke publik umum dan membatasi akses hanya untuk sekelompok kecil organisasi tepercaya.

Perusahaan tersebut kemudian memperkenalkan Fable 5, versi teknologi yang lebih terbatas, tetapi kedua model tersebut kemudian dinonaktifkan setelah pemerintah AS memerintahkan agar warga negara asing dilarang menggunakannya, dengan alasan kekhawatiran keamanan nasional.

Perkembangan ini terjadi di tengah peringatan yang lebih luas dari para peneliti, pemimpin teknologi, dan pejabat keamanan bahwa kemampuan AI berkembang lebih cepat daripada kemampuan pemerintah dan lembaga untuk beradaptasi.

Para ahli semakin memperingatkan sistem yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat pertahanan siber juga dapat digunakan untuk mengotomatisasi serangan, menurunkan hambatan bagi pelaku jahat, dan memperkuat dampak kelompok kecil.

Baca juga: Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Pentagon Tetapkan Kontraktor...
Pentagon Tetapkan Kontraktor AI Anthropic sebagai Risiko Keamanan Nasional
Mengerikan, AI Unggulan...
Mengerikan, AI Unggulan Kerahkan Senjata Nuklir dalam 95% Simulasi Perang
AS Integrasikan AI Grok...
AS Integrasikan AI Grok Milik Elon Musk dalam Sistem Militer Rahasia, Dunia dalam Bahaya?
Pentagon Gunakan AI...
Pentagon Gunakan AI Claude untuk Culik Maduro
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
Jika Berperang, Angkatan...
Jika Berperang, Angkatan Darat Inggris Bisa Musnah dalam 6 Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved