Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Selasa, 23 Juni 2026 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
“Kesepakatan antara Iran dan AS adalah bencana politik terbesar sejak berdirinya negara [Israel],” kata Avigdor Lieberman, pemimpin partai Yisrael Beiteinu, di X.
“Kami harus bertindak sesuai dengan kepentingan Israel dan bukan sesuai dengan harga bahan bakar di bursa saham dunia,” ujarnya, merujuk pada apa yang dilihat para pakar sebagai salah satu motif di balik dorongan Trump untuk mengakhiri perang Iran.
Israel dan Lebanon dijadwalkan untuk mengadakan putaran kelima negosiasi langsung di Washington pada hari Selasa (23/6/2026). Pembicaraan ini menyusul empat putaran sebelumnya antara kedua pihak yang dimulai pada bulan April sebagai bagian dari jalur yang bertujuan untuk mengakhiri perang Israel di Lebanon.
Negosiasi yang dimediasi AS ini terjadi di tengah meningkatnya kritik di dalam Israel atas penanganan Washington terhadap pembicaraan dengan Iran dan Hizbullah.
Situs berita Israel, i24NEWS, mengutip para pejabat Israel, mengatakan Tel Aviv khawatir bahwa kesepakatan antara AS dan Iran dapat memperkuat Teheran dan sekutunya di kawasan tersebut.
Para pejabat tersebut mengeklaim bahwa pemerintahan Trump dan tim negosiasinya salah memahami ideologi yang mendorong Teheran dan Hizbullah.
“Kami harus bertindak sesuai dengan kepentingan Israel dan bukan sesuai dengan harga bahan bakar di bursa saham dunia,” ujarnya, merujuk pada apa yang dilihat para pakar sebagai salah satu motif di balik dorongan Trump untuk mengakhiri perang Iran.
Israel dan Lebanon dijadwalkan untuk mengadakan putaran kelima negosiasi langsung di Washington pada hari Selasa (23/6/2026). Pembicaraan ini menyusul empat putaran sebelumnya antara kedua pihak yang dimulai pada bulan April sebagai bagian dari jalur yang bertujuan untuk mengakhiri perang Israel di Lebanon.
Negosiasi yang dimediasi AS ini terjadi di tengah meningkatnya kritik di dalam Israel atas penanganan Washington terhadap pembicaraan dengan Iran dan Hizbullah.
Situs berita Israel, i24NEWS, mengutip para pejabat Israel, mengatakan Tel Aviv khawatir bahwa kesepakatan antara AS dan Iran dapat memperkuat Teheran dan sekutunya di kawasan tersebut.
Para pejabat tersebut mengeklaim bahwa pemerintahan Trump dan tim negosiasinya salah memahami ideologi yang mendorong Teheran dan Hizbullah.
Lihat Juga :