Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang

Senin, 22 Juni 2026 - 14:31 WIB
loading...
A A A
Lebanon terseret ke dalam konflik ketika Hizbullah yang bersekutu dengan Iran menyerang Israel terkait perang di Teheran, yang mendorong Israel untuk membombardir negara tetangganya.

Setelah serangkaian upaya yang gagal, Washington dan Teheran akhirnya menandatangani nota kesepahaman pekan lalu untuk mengakhiri konflik yang mencakup ketentuan untuk mengakhiri pertempuran di Lebanon antara Israel dan Hizbullah.

Namun, telah terjadi bentrokan berulang kali di Lebanon sejak saat itu, yang mendorong Iran untuk mengatakan akan kembali menutup Selat Hormuz, jalur transit pengiriman minyak dan gas, setelah membukanya sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

“Mediasi Pakistan dan Qatar yang tak kenal lelah telah menghasilkan kemajuan besar untuk mengakhiri Perang Lebanon,” tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di X setelah pembicaraan tingkat tinggi di Swiss, dilansir Al Arabiya.

“Ekspor minyak dan petrokimia dibebaskan, blokade dicabut, beberapa aset yang dibekukan dilepaskan, dan rencana rekonstruksi & pembangunan besar diluncurkan untuk Iran. Ujian nyata pertama: sel dekonflik Lebanon,” tulisnya.

Tidak ada reaksi langsung dari negosiator AS, tetapi harga minyak mentah turun sementara saham sebagian besar naik di Asia karena kemajuan yang dilaporkan oleh para mediator memicu optimisme.

Perkembangan ini terjadi setelah awal negosiasi yang goyah, dengan delegasi Republik Islam meninggalkan ruangan sebagai tanggapan atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran atas dukungannya terhadap Hizbullah pada hari Minggu.

Trump memperingatkan akan adanya serangan baru terhadap Iran jika negara itu tidak "segera menghentikan PROKSI mereka yang dibayar mahal di Lebanon dari menimbulkan masalah."

Iran membalas dengan peringatannya sendiri.

"Mereka sebaiknya berhati-hati dengan pernyataan mereka; angkatan bersenjata kami siap menanggapi mereka dengan cara yang berbeda. Apa pun yang mereka katakan, kamilah yang bertindak," kata kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pasukan akan tetap berada di Lebanon selatan "selama diperlukan" dan bersumpah bahwa ia "tidak akan membiarkan Iran memperoleh senjata nuklir."

Hingga Minggu malam, belum ada laporan tentang serangan Israel atau pertempuran yang berlanjut, dengan beberapa penduduk Lebanon selatan dengan hati-hati kembali ke rumah mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved