Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:35 WIB
loading...
Iran Gunakan Senjata...
Iran gunakan senjata ampuh dalam negosiasi di Swiss. Foto/X/@Aresinfoservice
A A A
TEHERAN - Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Aref menyatakan harapannya bahwa negosiasi di Swiss "akan membuahkan hasil". Dia menambahkan bahwa "kita memasuki ruang baru, ruang di mana memboikot negara mana pun di kawasan Arab tidak lagi menjadi pilihan dan tidak mungkin dilakukan".

"Ini karena kita memiliki senjata ampuh yang lebih kuat daripada pihak lain, dan kita sama sekali tidak menggunakannya, dan sekarang kita menggunakannya," kata pejabat senior itu dalam pertemuan pemerintah pada hari Minggu, menurut kantor berita ISNA Iran.

Aref juga memberikan peringatan, dengan mengatakan bahwa "Selat Hormuz adalah milik Iran, dan leluhur kita telah mengorbankan banyak nyawa sepanjang sejarah untuk melindungi selat tersebut, dan selat itu tidak boleh dilintasi begitu saja".

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Qatar telah mengumumkan dimulainya pembicaraan antara AS dan Iran dengan mediasi Qatar dan Pakistan di Swiss.



Kementerian tersebut menyatakan “aspirasinya bahwa pertemuan-pertemuan ini akan mengarah pada kesimpulan perjanjian komprehensif dan permanen yang membahas semua aspek yang tercakup dalam Nota Kesepahaman”.

Kemudian, Menteri Luar Negeri Swiss Ignazio Cassis menyambut mitranya dari Iran, Araghchi, ke negara itu untuk pembicaraan dengan AS, menurut sebuah unggahan di X.

Cassis juga membagikan foto pertemuan keduanya di resor Burgenstock.

“Dalam konteks yang menantang, hubungan kepercayaan antara Swiss dan Iran, yang tercermin dalam mandat kekuatan pelindung kami, tetap melayani diplomasi dan untuk perdamaian dan keamanan di Timur Tengah,” kata Cassis.

Selain itu, Rafael Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), mengatakan dia telah bertemu Cassis di Burgenstock “untuk meninjau perkembangan terkini mengenai Iran, jalan ke depan, dan peran penting IAEA”.

“Pada saat kritis ini, penting untuk memberi diplomasi setiap kesempatan untuk berhasil,” katanya.

Bulan ini, dewan pengurus IAEA mengesahkan resolusi yang didukung AS yang menuntut Iran memberikan “informasi lengkap” tentang stok uranium yang diperkaya dan memberikan akses kepada inspektur untuk memverifikasinya.

IAEA memperkirakan bahwa Iran memiliki 440 kg (970 lb) uranium yang diperkaya hingga 60 persen, mendekati tingkat senjata, ketika Israel dan AS melancarkan serangan gabungan pertama mereka ke negara itu pada Juni tahun lalu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved