Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Minggu, 21 Juni 2026 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
Serangan ketiga di Kota Gaza menargetkan sekelompok orang dan melukai setidaknya empat orang, menurut Rumah Sakit Shifa.
Militer Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan telah membunuh juru kamera Al Jazeera dalam "serangan presisi". Mereka menuduh jurnalis tersebut adalah bagian dari sayap militer Hamas dan telah menimbulkan ancaman bagi pasukan Israel di Gaza.
Israel mengatakan mereka menargetkan Hamas dan militan kelompok lain yang menimbulkan ancaman bagi pasukan Zionis. Lima tentara Israel telah tewas sejak gencatan senjata disepakati.
Perang dimulai ketika para milisi pimpinan Hamas menyerbu Israel selatan pada 7 Oktober 2023, yang menurut rezim Zionis, menewaskan 1.200 orang dan 251 lainnya disandera. Serangan militer balasan Israel di Gaza telah menewaskan 73.018 warga Palestina, termasuk mereka yang tewas sejak gencatan senjata, kata Kementerian Kesehatan Gaza.
Kementerian tersebut, yang merupakan bagian dari pemerintahan pimpinan Hamas, memiliki staf profesional medis dan menyimpan catatan rinci yang umumnya dianggap dapat diandalkan oleh badan-badan PBB dan para pakar independen.
Militer Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan telah membunuh juru kamera Al Jazeera dalam "serangan presisi". Mereka menuduh jurnalis tersebut adalah bagian dari sayap militer Hamas dan telah menimbulkan ancaman bagi pasukan Israel di Gaza.
Israel mengatakan mereka menargetkan Hamas dan militan kelompok lain yang menimbulkan ancaman bagi pasukan Zionis. Lima tentara Israel telah tewas sejak gencatan senjata disepakati.
Perang dimulai ketika para milisi pimpinan Hamas menyerbu Israel selatan pada 7 Oktober 2023, yang menurut rezim Zionis, menewaskan 1.200 orang dan 251 lainnya disandera. Serangan militer balasan Israel di Gaza telah menewaskan 73.018 warga Palestina, termasuk mereka yang tewas sejak gencatan senjata, kata Kementerian Kesehatan Gaza.
Kementerian tersebut, yang merupakan bagian dari pemerintahan pimpinan Hamas, memiliki staf profesional medis dan menyimpan catatan rinci yang umumnya dianggap dapat diandalkan oleh badan-badan PBB dan para pakar independen.
(mas)
Lihat Juga :