Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:12 WIB
loading...
A A A
Lebih buruk lagi, setelah memulai perang "berdampingan" dengan AS, Israel mengakhiri konflik tersebut dengan dipinggirkan oleh Washington dan dianggap sebagai "kekuatan kecil" oleh Donald Trump pekan lalu.

Alih-alih diundang ke Gedung Putih untuk memberi nasihat kepada Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu malah menerima cercaan dan kritik pedas atas korban sipil yang disebabkan oleh serangan tanpa henti Israel di Lebanon, di mana lebih dari 3.900 orang telah tewas.

Nadav Eyal, seorang kolumnis di surat kabar harian Yedioth Ahronoth, menulis: “Kata-kata ‘terkejut’ dan ‘kesedihan’ tidak cukup untuk menggambarkan perasaan di beberapa kalangan elite di Israel. Banyak garam yang ditaburkan ke luka mereka sekarang.”

Netanyahu (76), yang sedang diadili karena korupsi, kini menghadapi tantangan sulit untuk meyakinkan para pemilih bahwa hanya dialah yang dapat menjaga keamanan warga Israel.

Profesor Tamar Hermann, seorang spesialis opini publik di Institut Demokrasi Israel, mengatakan: “Netanyahu menunjukkan semacam kesombongan dalam mendefinisikan tujuannya dengan sangat jelas. Ketika Anda gagal mencapainya, Anda dianggap tidak mampu memenuhi janji Anda.”

Rehovot, di mana hanya ada sedikit warga Palestina yang merupakan warga negara Israel, juga merupakan kota penentu bagi pemilih Yahudi, yang mencakup tiga perempat dari pemilih di Israel. Pemilu nasional diperkirakan akan diadakan pada bulan Oktober. “Pemilu mendatang akan menjadi titik balik utama,” kata seorang pejabat senior partai oposisi pekan lalu. “Sulit untuk melebih-lebihkan betapa pentingnya hal ini bagi negara.”

Kepercayaan pada Netanyahu sangat terguncang, bahkan di antara para pendukungnya, oleh kegagalan yang menyebabkan serangan Hamas pada Oktober 2023, di mana 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dan sekitar 250 diculik. Perang Israel yang tanpa henti dan berdarah di Gaza, yang menewaskan lebih dari 73.000 orang, sebagian besar warga sipil, menyebabkan isolasi internasional. Israel kini menguasai 70% wilayah Gaza, tetapi Hamas masih menguasai sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya. Serangan berturut-turut di Lebanon terhadap Hizbullah terbukti tidak membuahkan hasil.

Terlepas dari reaksi negatif tersebut, ada beberapa orang yang tetap setia kepada Netanyahu. Ketika pemilih yang belum menentukan pilihan ditanya pekan lalu siapa yang paling mampu melawan Iran, 43% mengatakan koalisi yang dipimpin Netanyahu.

Di brasserie, Perez, seorang insinyur, berkata: “Netanyahu adalah manusia, jadi dia membuat beberapa kesalahan, tetapi dia tahu bagaimana cara memperbaikinya.”

"Dia tahu apa yang dibutuhkan Israel. Dia berbicara untuk negaranya. Trump berbicara untuk bisnisnya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved