Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon

Jum'at, 19 Juni 2026 - 17:25 WIB
loading...
Hizbullah Peringatkan...
Para pengunjuk rasa berkumpul di depan gedung pemerintahan untuk menentang rencana negosiasi langsung dengan Israel, mengibarkan bendera Hizbullah dan meneriakkan slogan-slogan sambil berdemonstrasi menentang Perdana Menteri Nawaf Salam, pada 11 April 202
A A A
BEIRUT - Mohammad Raad, kepala blok parlemen Hizbullah, mengatakan Israel memiliki waktu 60 hari untuk menyelesaikan penarikan diri dari wilayah Lebanon. Dia mendesak otoritas Lebanon mempelajari kesepakatan yang ditandatangani antara Amerika Serikat dan Iran "dengan cermat dan objektif".

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis (18/6/2026), Raad menyampaikan hal tersebut saat Israel terus melakukan aksi militer dan mempertahankan kehadirannya di wilayah yang didudukinya di Lebanon selatan.

Ia mencatat, “Klausul pertama dari perjanjian yang ditandatangani antara Teheran dan Washington menyerukan, sebagian, untuk penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk Lebanon."

Perjanjian tersebut juga mencakup komitmen "menjamin integritas teritorial dan kedaulatan Lebanon" dan menegaskan "pengakhiran permanen perang di semua front" dalam bentuk akhirnya.

Pada Rabu malam, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara elektronik menandatangani “Memorandum Kesepahaman Islamabad”, yang bertujuan mengakhiri perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Seorang mediator Pakistan kemudian mengumumkan memorandum tersebut telah berlaku.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Iran diharapkan mulai membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran, sementara Amerika Serikat mulai mencabut blokade angkatan lautnya terhadap Teheran.

Raad menyerukan kepada otoritas Lebanon untuk “membaca teks memorandum dengan cermat dan objektif serta menarik kesimpulan tentang realitas dan prospek yang akan berdampak signifikan pada kawasan dan dunia, termasuk Lebanon.”

Ia juga memperingatkan agar tidak “meremehkan kemampuan Iran memenuhi komitmennya untuk mencegah musuh Zionis jika mereka bersikeras melanggar ketentuan memorandum”, menurut pernyataan tersebut.

Baca juga: Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Iran Bersumpah Bikin...
Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka
Rekomendasi
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
Berita Terkini
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Infografis
Trump Beri Batas Waktu...
Trump Beri Batas Waktu 100 Hari untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved