Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan

Jum'at, 19 Juni 2026 - 16:14 WIB
loading...
Swiss Ungkap Perundingan...
Wakil Presiden AS JD Vance. Foto/anadolu
A A A
JENEWA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Swiss telah mengkonfirmasi pembicaraan yang direncanakan hari ini antara Amerika Serikat dan Iran di resor puncak gunung Burgenstock tidak akan berlangsung.

Pengumuman ini muncul setelah juru bicara Gedung Putih mengatakan semalam bahwa Wakil Presiden AS JD Vance telah membatalkan perjalanan yang direncanakan untuk bertemu dengan negosiator Iran di Swiss pada hari Jumat (19/6/2026) untuk memulai pembicaraan tentang implementasi perjanjian untuk mengakhiri perang.

Sementara itu, militer Israel mengatakan mereka terus melakukan serangan terhadap anggota dan infrastruktur Hizbullah di Lebanon selatan, meskipun MoU AS-Iran menyerukan penghentian serangan terhadap negara tersebut.

Dalam pernyataan, militer Israel juga mengakui telah melakukan banyak serangan di Lebanon selatan semalam.

Seperti yang dilaporkan, Kantor Berita Nasional Lebanon mengatakan serangan terbaru Israel menewaskan 16 orang dan menyebabkan beberapa orang terluka atau hilang di seluruh distrik Nabatieh.

Serangan terbaru Israel terhadap Lebanon, yang terjadi tepat setelah tengah malam waktu setempat, tampaknya merupakan salah satu serangan paling serius dan terkoordinasi oleh militer Israel sejak perjanjian sementara diberlakukan hampir sepekan yang lalu.

Terdapat laporan serangan artileri dan drone di beberapa lokasi. Di distrik Nabatieh, di mana beberapa desa dan bangunan terkena serangan, serangan udara Israel tampaknya berlanjut hingga fajar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved