AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:37 WIB
loading...
A A A
Cox kemudian melakukan penerbangan terakhirnya dengan pesawat pengebom itu pada tahun 2017 sebelum pensiun, menurut halaman Facebook unit tersebut.

Pesawat lepas landas sesaat sebelum tengah hari pada hari yang cerah, menuju barat daya melawan angin yang dominan. Pesawat terbang lurus dan jatuh di landasan pacu yang sama sepanjang 15.000 kaki (4.572 meter). Puing-puing yang padat menunjukkan pesawat jatuh dengan tajam.

Para pakar keselamatan penerbangan mengatakan bahwa dugaan pertama mereka tentang penyebab kecelakaan itu adalah kerusakan pada kontrol penerbangan atau mesin, tetapi masih terlalu dini untuk mengetahuinya. Para penyelidik akan mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk usia dan perawatan pesawat.

Rekaman udara menunjukkan hampir tidak ada yang tersisa dari pesawat yang jatuh di pangkalan di Gurun Mojave sekitar 100 mil (161 km) timur laut Los Angeles.

B-52, sebuah pesawat pengebom jarak jauh yang mulai beroperasi pada tahun 1955, dirancang untuk membawa senjata konvensional dan nuklir. Pesawat ini telah digunakan dalam konflik yang melibatkan militer AS dari Vietnam hingga Iran.

Pangkalan Edwards adalah markas dari Sayap Uji ke-412, yang secara rutin melakukan pengujian pengembangan semua pesawat, sistem senjata, perangkat lunak, dan komponen Angkatan Udara sebelum dibeli oleh Angkatan Udara serta sepanjang masa pakainya. Misi pengujian berlangsung di Edwards setiap hari.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
4 Tewas dalam Aksi Penembakan...
4 Tewas dalam Aksi Penembakan Massal di 3 Tempat Berbeda di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved