AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:44 WIB
loading...
A A A
Yair Lapid, pemimpin oposisi yang akan menantang Netanyahu dalam pemilu mendatang, menyatakan pada hari Minggu bahwa kesepakatan itu, yang akan memperpanjang gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran dan mengarah pada pembukaan kembali Selat Hormuz, tampaknya akan menjadi salah satu kegagalan paling mengejutkan dalam kebijakan luar negeri dan keamanan Israel. "Sepenuhnya tercatat atas nama Netanyahu," katanya.

“Ini bisa diperbaiki, ini harus diperbaiki,” paparnya. “Netanyahu tidak bisa lagi memperbaikinya, kita akan melakukannya," imbuh dia.

Meskipun Israel bukan pihak dalam kesepakatan AS-Iran, mereka berada dalam situasi yang sulit, sebagian karena mereka menginvasi Lebanon selatan setelah Hizbullah yang didukung Iran menembakkan rudal ke kota-kota Israel utara selama minggu pertama perang.

Sejak negosiasi dimulai, Iran bersikeras bahwa setiap kesepakatan untuk mengakhiri front AS-Iran harus mencakup penghentian permusuhan Israel di Lebanon. Tetapi pada hari Senin, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, berjanji untuk tetap menempatkan pasukan di Lebanon.

Seiring berjalannya negosiasi dan Trump semakin mencari jalan keluar dari perang, pemimpin Amerika itu menjadi marah atas serangan Israel di Beirut, memperingatkan bahwa serangan tersebut dapat membahayakan kesepakatan. Pada akhirnya, Trump memutuskan untuk mengakhiri perang Iran, meskipun hal itu membatasi pilihan Israel di Lebanon.

Hal itu menempatkan Netanyahu dalam situasi yang genting. Hubungannya dengan Trump mungkin mengharuskan pengurangan kampanye militer di Lebanon yang sangat populer di Israel.

“Yang perlu dilakukan Hizbullah hanyalah mengirimkan satu roket ke kota Israel di Israel utara, dan kemudian tekanan pada Netanyahu—yang sudah dia dengar dari basis pendukungnya sendiri dan dari oposisi akan meningkat,” kata Daniel Shapiro, mantan Duta Besar AS untuk Israel dan Anggota Kehormatan di Atlantic Council.

“Akan sangat sulit untuk melawan itu,” kata Shapiro. “Dan itu memberi banyak kekuatan untuk mengendalikan dinamika ini kepada Hizbullah, dan pada dasarnya kepada Iran," paparnya.

Memang, beberapa anggota yang lebih garis keras dari para pendukung koalisi pemerintahan Netanyahu mengecam kesepakatan baru tersebut dan mendesak Netanyahu untuk melanjutkan kampanye militer di Lebanon, meskipun hal itu membuat AS marah dan berisiko menggagalkan kesepakatan dengan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved