Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:30 WIB
loading...
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat pengebom strategis Rusia jatuh saat latihan penerbangan. Foto/X/@rkmtimes
A A A
MOSKOW - Sebuah pesawat pengebom strategis Rusia jatuh saat latihan penerbangan di wilayah Irkutsk, Siberia. Itu dilaporkan kantor berita Interfax pada hari Senin, mengutip Kementerian Pertahanan Rusia.

Banyak pihak mempertanyakan apakah jatuhnya pesawat tersebut terkait adanya sabotase?

Sebuah video yang dibagikan oleh media yang terkait dengan dinas keamanan Rusia memperlihatkan pesawat pengebom Tupolev Tu-22M3 menukik ke tanah, diikuti oleh kepulan asap tebal yang membubung dari lokasi benturan.

Pesawat tersebut tidak membawa hulu ledak dan sedang melakukan pendaratan ketika jatuh, demikian pernyataan Kementerian Pertahanan.



“Awak pesawat berhasil melontarkan diri,” kata Kementerian Pertahanan, menambahkan bahwa para pilot selamat dan sehat dan tidak ada kerusakan di darat.

Laporan yang belum terverifikasi menyebutkan kecelakaan itu terjadi di dekat kota Svirsk, yang terletak sekitar 50 kilometer (31 mil) barat laut pangkalan angkatan udara Belaya.

Belaya menjadi markas Resimen Penerbangan Pengebom Berat ke-220, yang terdiri dari pesawat pengebom Tu-22M3 dan Tu-95.

Musim panas lalu, Belaya termasuk di antara lima pangkalan udara Rusia yang diserang selama operasi drone besar-besaran Ukraina yang dijuluki Operasi Jaring Laba-laba.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved