Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Senin, 15 Juni 2026 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Rusia mengatakan sebuah rudal pertahanan udara Patriot buatan AS telah menghantam katedral tersebut, kemungkinan setelah mengalami kesalahan tembak. Mereka tidak memberikan bukti untuk mendukung klaim tersebut.
Militer Rusia mengatakan "serangan besar-besaran" mereka telah menargetkan situs militer Ukraina.
Ini bukan pertama kalinya katedral tersebut diserang selama invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, yang dimulai pada tahun 2022.
Pada bulan Januari, serangan Rusia merusak beberapa bangunan di kompleks Kyiv-Pechersk Lavra, kata Kementerian Kebudayaan Ukraina saat itu.
Selama Perang Dunia Kedua, katedral tersebut hampir seluruhnya hancur, kecuali menara tenggara, kata UNESCO di situs webnya.
Badan PBB tersebut mengutuk serangan terhadap "salah satu landmark spiritual dan budaya Ukraina yang paling signifikan".
"Kerusakan pada lembaga-lembaga tersebut merampas akses masyarakat terhadap budaya, pendidikan, dan ruang bersama yang sangat penting untuk pemulihan dan kohesi sosial," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Militer Rusia mengatakan "serangan besar-besaran" mereka telah menargetkan situs militer Ukraina.
Ini bukan pertama kalinya katedral tersebut diserang selama invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, yang dimulai pada tahun 2022.
Pada bulan Januari, serangan Rusia merusak beberapa bangunan di kompleks Kyiv-Pechersk Lavra, kata Kementerian Kebudayaan Ukraina saat itu.
Selama Perang Dunia Kedua, katedral tersebut hampir seluruhnya hancur, kecuali menara tenggara, kata UNESCO di situs webnya.
Badan PBB tersebut mengutuk serangan terhadap "salah satu landmark spiritual dan budaya Ukraina yang paling signifikan".
"Kerusakan pada lembaga-lembaga tersebut merampas akses masyarakat terhadap budaya, pendidikan, dan ruang bersama yang sangat penting untuk pemulihan dan kohesi sosial," demikian bunyi pernyataan tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :