Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Senin, 15 Juni 2026 - 11:13 WIB
loading...
Sebuah pesawat terjun payung jatuh di dekat jalan raya di negara bagian Missouri, AS pada hari Minggu. Sebanyak 12 orang di dalamnya tewas. Foto/X @ABCWorldNews
A
A
A
WASHINGTON - Sebuah pesawat terjun payung jatuh di negara bagian Missouri, Amerika Serikat (AS) pada hari Minggu. Sebanyak 12 orang, yakni 11 penerjun payung dan seorang pilot, tewas dalam kecelakaan ini.
Kecelakaan ini terjadi di dekat Bandara Memorial Butler, sekitar 60 mil (95 kilometer) selatan Kansas City. Demikian disampaikan Dennis Jacobs, direktur Badan Manajemen Darurat Bates County.
Baca Juga: 2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Pesawat pribadi tersebut berbalik arah karena alasan yang tidak diketahui setelah lepas landas sekitar pukul 11.30 pagi dan jatuh di dekat jalan raya. Insiden ini mendorong pihak berwenang untuk menutup jalan raya tersebut.
Tayangan stasiun televisi AS menunjukkan puing-puing hangus di ladang dekat jalan raya.
Dengan Kansas City yang berdekatan menjadi tuan rumah beberapa pertandingan Piala Dunia, Sheriff Chad Anderson mengatakan dalam konferensi pers bahwa pihak berwenang tidak melihat adanya unsur terorisme atau kejahatan dalam kecelakaan pesawat tersebut.
“Pada dasarnya, (ini) tampaknya adalah kecelakaan,” katanya, yang dikutip AFP, Senin (15/6/2026).
Anderson mengatakan dia tidak tahu siapa pemilik pesawat atau nama perusahaan maupun organisasi terjun payung yang terlibat.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengonfirmasi kecelakaan dan jumlah korban serta mengidentifikasi pesawat tersebut sebagai Pacific Aerospace P750. Itu adalah pesawat bermesin tunggal yang dirancang dan diproduksi di Selandia Baru.
Menurut FAA, Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) akan memimpin investigasi kecelakaan tersebut.
Anderson mengatakan para pemuka agama telah hadir untuk memberikan dukungan kepada anggota keluarga korban.
Kecelakaan ini terjadi di dekat Bandara Memorial Butler, sekitar 60 mil (95 kilometer) selatan Kansas City. Demikian disampaikan Dennis Jacobs, direktur Badan Manajemen Darurat Bates County.
Baca Juga: 2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Pesawat pribadi tersebut berbalik arah karena alasan yang tidak diketahui setelah lepas landas sekitar pukul 11.30 pagi dan jatuh di dekat jalan raya. Insiden ini mendorong pihak berwenang untuk menutup jalan raya tersebut.
Tayangan stasiun televisi AS menunjukkan puing-puing hangus di ladang dekat jalan raya.
Dengan Kansas City yang berdekatan menjadi tuan rumah beberapa pertandingan Piala Dunia, Sheriff Chad Anderson mengatakan dalam konferensi pers bahwa pihak berwenang tidak melihat adanya unsur terorisme atau kejahatan dalam kecelakaan pesawat tersebut.
“Pada dasarnya, (ini) tampaknya adalah kecelakaan,” katanya, yang dikutip AFP, Senin (15/6/2026).
Anderson mengatakan dia tidak tahu siapa pemilik pesawat atau nama perusahaan maupun organisasi terjun payung yang terlibat.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengonfirmasi kecelakaan dan jumlah korban serta mengidentifikasi pesawat tersebut sebagai Pacific Aerospace P750. Itu adalah pesawat bermesin tunggal yang dirancang dan diproduksi di Selandia Baru.
Menurut FAA, Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) akan memimpin investigasi kecelakaan tersebut.
Anderson mengatakan para pemuka agama telah hadir untuk memberikan dukungan kepada anggota keluarga korban.
(mas)
Lihat Juga :