Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang

Senin, 15 Juni 2026 - 07:22 WIB
loading...
Ini Poin-poin Penting...
Amerika Serikat dan Iran akhirnya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Kesepakatan akan diteken di Jenewa, Swiss, Jumat mendatang. Foto/NDTV
A A A
ISLAMABAD - Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mengatakan bahwa mereka sudah menyepakati nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz. Kesepakatan tersebut akan ditandatangani secara resmi pada Jumat mendatang di Jenewa, Swiss.

Meskipun rincian kesepakatan tersebut belum dipublikasikan, Iran mengatakan dokumen itu akan fokus pada pengakhiran perang dan pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara kedua pihak akan memiliki waktu 60 hari untuk menegosiasikan masa depan program nuklir Iran.

Baca Juga: AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir

"Selamat kepada semua!" tulis Trump di Truth Social, Senin (15/6/2026), saat mengumumkan tercapainya kesepakatan.

Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran

1. Perang berakhir di semua front, termasuk di Lebanon.

2. AS mencabut blokade Angkatan Laut terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz.

3. Iran membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan biaya.

4. Negosiasi nuklir Teheran dibahas terpisah dalam waktu 60 hari setelah kesepakatan diteken.


Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan bahwa, efektif mulai hari Senin, perang akan berakhir secara permanen dan segera di semua front, termasuk di Lebanon.

Gharibabadi mengatakan perjanjian tersebut menyusul negosiasi intensif yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan.

“Nota kesepahaman ini bukan berarti mempercayai musuh. Ini ditulis dengan ketidakpercayaan aktif,” katanya, menurut laporan Press TV Iran. “Kami akan memantau pelaksanaan komitmen AS,” imbuh dia.

Laporan lain dari media Iran menyebut AS setuju mencairkan aset Teheran senilai USD24 miliar yang dibekukan Washington, namun pemerintah kedua pihak belum memberikan konfirmasi resmi.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan, "Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon.”

Pembicaraan berulang kali terhenti dan tertunda, dengan kedua pihak saling menuduh mengajukan tuntutan yang tidak dapat diterima dan menyebutkan kurangnya kepercayaan.

Baru-baru ini, Iran mengancam akan menangguhkan negosiasi karena serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon. Dalam upaya untuk mencegah pembicaraan gagal, Trump dilaporkan menuntut agar Israel menghentikan serangan tersebut selama beberapa percakapan telepon yang panas dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Dalam sebuah wawancara dengan media AS, Trump memuji Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping karena membantu menengahi penyelesaian tersebut.

Dia menggambarkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai "orang yang sangat sulit". Dia mengatakan: "Netanyahu seharusnya sangat berterima kasih kepada kita karena telah melakukan ini."

"Karena jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama dua jam," kata Trump.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved