Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB
loading...
Ini Bukti Biadabnya...
Kelompok HAM Israel, BTselem, rilis video yang menunjukkan tentara Israel sengaja menembaki mobil keluarga Palestina yang sudah berhenti di Tepi Barat, tewaskan seorang bayi 7 bulan di dalamnya. Foto/BTselem
A A A
HEBRON - Pusat Informasi Hak Asasi Manusia Israel, B’Tselem, merilis video yang menunjukkan seorang tentara militer Israel menembak mati bayi Palestina berusia 7 bulan saat berada di dalam mobil bersama kedua orang tuanya di Tepi Barat yang diduduki.

Video itu menunjukkan mobil melaju lambat dan berhenti sesuai perintah tentara militer Zionis Israel. Bukti video tersebut bertentangan dengan klaim militer Israel atau IDF bahwa mobil ditembaki karena melaju kencang ke arah tentara.

Baca Juga: Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan

Bayi bernama Sam Abu Haikal meninggal di pelukan ibunya setelah terkena tembakan tentara tersebut pada Jumat pekan lalu. Ibunya, Daniyah Abu Haikal, dan ayahnya, Fahd Abu Haikal, terluka akibat tembakan.

IDF berdalih, "Pasukan telah merasakan sebuah kendaraan melaju kencang ke arah mereka dan bahwa salah satu tentara telah membalas dengan tembakan tunggal ke arah kendaraan tersebut."

Namun, rekaman video yang dirilis B’Tselem sangat jelas bertentangan dengan klaim IDF.

“Rekaman tersebut jelas menunjukkan bahwa tentara Israel menembak mobil tersebut saat mobil itu melambat hingga berhenti,” kata B’Tselem dalam sebuah pernyataan, yang dikutip The Guardian, Kamis (11/6/2026).

“Mobil itu jauh dari para tentara dan sama sekali tidak menimbulkan bahaya bagi mereka," lanjut B'Tselem.

Dalam video lain yang diperoleh oleh B’Tselem, Fahed terlihat jelas setelah putranya ditembak. Fahd menggendong bayi tersebut , mencoba menghentikan pendarahan di kepalanya dengan tangannya, sementara Daniyah, yang juga terluka akibat tembakan, terlihat duduk di tanah di samping mobil.

Fahd mengatakan sebuah peluru menembus tangannya dan mengenai bayinya, yang sedang dipangku oleh ibunya di kursi belakang. Keluarga itu, yang juga termasuk putra pasangan itu yang berusia 11 tahun dan ibu Fahd, sedang berkendara melewati Hebron ketika mereka dihentikan oleh tentara Israel.

Meskipun video tersebut tidak memiliki suara, klipnya menguatkan keterangan Fahd. Dia mengatakan kepada Hareetz: “Tentara itu memberi isyarat kepada saya untuk berhenti. Saya menghentikan mobil sepenuhnya dan mengangkat tangan saya di kemudi. Segera setelah itu, mereka melepaskan tembakan ke kendaraan."

“Saya berhenti seperti yang diperintahkan, dan kemudian mereka langsung menembak mobil,” imbuh dia.

“Tidak ada pos pemeriksaan yang jelas, hanya tentara yang berdiri di jalan. Saya berhenti ketika diminta, dan kemudian penembakan dimulai," lanjut dia.

“Mobil ini benar-benar diam ketika dia menembak kami, sama sekali tidak bergerak. Seorang bayi berusia tujuh bulan dibunuh dengan kejam. Dia tidak pantas menerima ini," papar Fahd.

Rekaman yang dirilis oleh B’Tselem juga menunjukkan tentara Israel gagal membantu keluarga tersebut, malah hanya berdiri diam sementara warga sipil bergegas membantu anak yang terluka dan orang tuanya.

PBB mengatakan pada bulan Maret bahwa lebih dari 1.000 warga Palestina telah tewas di Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak perang terbaru antara Hamas dan Israel di Gaza dimulai pada Oktober 2023, setidaknya 240 di antaranya anak-anak, dan 49 orang telah tewas tahun ini.

Tentara Israel yang dituduh melukai warga Palestina jarang dihukum dan didakwa dalam kurang dari 1% kasus berdasarkan 2.427 pengaduan yang menuduh pelanggaran antara tahun 2016 dan 2024, menurut kelompok hak asasi manusia Israel; Yesh Din.

“Dalam dua setengah tahun terakhir, Israel telah membunuh puluhan ribu anak di Gaza dan Tepi Barat,” kata direktur eksekutif B’Tselem, Yuli Novak.

“Kekebalan yang didapatnya dari komunitas internasional telah menyebabkan kenyataan di mana, di bawah pemerintahan Israel, nyawa warga Palestina sepenuhnya dapat dibuang—bahkan bayi berusia tujuh bulan," ujarnya.

IDF menyatakan kesedihan mendalam atas segala kerugian yang ditimbulkan kepada individu yang tidak terlibat. Pada hari Minggu, polisi militer Israel membuka penyelidikan terhadap tentara yang menembak kendaraan keluarga tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Infografis
Militer Israel akan...
Militer Israel akan Jadikan Tepi Barat seperti Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved