Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Rabu, 10 Juni 2026 - 21:18 WIB
loading...
A
A
A
Dibangun oleh pasukan Inggris pada tahun 1942 selama mandat kolonial mereka atas Palestina, Ramat David dialihkan ke kendali militer Israel pada 26 Mei 1948.
Saat ini, pangkalan ini berfungsi sebagai fasilitas udara Israel terbesar di komando utara dan salah satu dari tiga pangkalan udara utama di wilayah pendudukan.
Pangkalan seluas 10,5 kilometer persegi ini menampung beberapa skuadron tempur yang mengoperasikan pesawat F-15 dan F-16, yang telah digunakan pasukan Israel untuk melakukan serangan di seluruh Lebanon.
Media militer Hizbullah sebelumnya merilis rekaman pada Juli 2024 yang menunjukkan kerentanan pangkalan tersebut, termasuk baterai Iron Dome, depot amunisi, fasilitas penyimpanan bahan bakar, dan hanggar.
Pangkalan ini telah berulang kali menjadi target kelompok perlawanan regional. Hizbullah menyerang Ramat David dengan rudal Fadi-1 dan Fadi-2 pada September 2024, dan Perlawanan Islam di Irak melancarkan serangan drone terhadap fasilitas tersebut pada April dan Juli tahun itu.
Militer Israel mengklaim bahwa semua rudal yang ditembakkan pada Minggu malam berhasil dicegat atau mendarat di area terbuka, dan tidak ada personel Israel yang terluka.
Saat ini, pangkalan ini berfungsi sebagai fasilitas udara Israel terbesar di komando utara dan salah satu dari tiga pangkalan udara utama di wilayah pendudukan.
Pangkalan seluas 10,5 kilometer persegi ini menampung beberapa skuadron tempur yang mengoperasikan pesawat F-15 dan F-16, yang telah digunakan pasukan Israel untuk melakukan serangan di seluruh Lebanon.
Media militer Hizbullah sebelumnya merilis rekaman pada Juli 2024 yang menunjukkan kerentanan pangkalan tersebut, termasuk baterai Iron Dome, depot amunisi, fasilitas penyimpanan bahan bakar, dan hanggar.
Pangkalan ini telah berulang kali menjadi target kelompok perlawanan regional. Hizbullah menyerang Ramat David dengan rudal Fadi-1 dan Fadi-2 pada September 2024, dan Perlawanan Islam di Irak melancarkan serangan drone terhadap fasilitas tersebut pada April dan Juli tahun itu.
Militer Israel mengklaim bahwa semua rudal yang ditembakkan pada Minggu malam berhasil dicegat atau mendarat di area terbuka, dan tidak ada personel Israel yang terluka.
Lihat Juga :