Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab

Selasa, 09 Juni 2026 - 18:40 WIB
loading...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Komandan Pasukan Quds Iran, Esmaeil Qaani. Foto/x
A A A
TEHERAN - Komandan Pasukan Quds Iran, Esmaeil Qaani, mengatakan "sabuk keamanan" perlawanan baru akan membentang dari Selat Hormuz hingga Selat Bab al-Mandab, dan dari Teluk Persia hingga Laut Merah. Pernyataan itu dimuat oleh media Iran.

Qaani mengatakan, “Tindakan tepat waktu dan tegas dari Yaman yang heroik menunjukkan kebijaksanaan front perlawanan, dan jika perlu, yang lain juga akan bergabung.”

Ia menambahkan, “Dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab, dan dari Teluk Persia hingga Laut Merah, akan ada sabuk keamanan perlawanan baru.”

Komandan Pasukan Quds mengatakan, “Tindakan entitas Zionis dan Amerika Serikat di kawasan ini akan memicu respons dari front perlawanan yang bersatu.”

Ia menambahkan, “Para pejuang tanpa batas mengawasi jalur pelayaran vital Anda. Lanjutkan agresi Anda, dan mereka akan memperketat cengkeraman mereka pada Anda.”

Pada Selasa pagi, gerakan Houthi Yaman mengumumkan dimulainya apa yang mereka sebut sebagai "blokade maritim penuh dan komprehensif" terhadap Israel di Laut Merah.

Juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan, "Semua pergerakan musuh telah menjadi sasaran militer bagi angkatan bersenjata kami sejak pernyataan ini dikeluarkan."

Ia menambahkan, "Kami menegaskan bahwa kami akan menanggapi eskalasi dengan eskalasi, dan operasi militer kami akan meningkat sejalan dengan perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan poros jihad dan perlawanan."

Baca juga: Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved