Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!

Selasa, 09 Juni 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Pada hari Sabtu, Iran mengatakan telah meluncurkan rudal balistik ke pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain. Militer AS mengatakan enam rudal dicegat dan yang ketujuh tidak mencapai targetnya, sementara Kuwait melaporkan kerusakan material tetapi tidak ada korban jiwa dan Bahrain mendesak penduduk untuk mencari perlindungan.

2. Memicu Kesalahan Internasional yang Baru

Konflik Timur Tengah dapat membebani kawasan tersebut dengan biaya perbaikan infrastruktur terkait energi hingga USD58 miliar saja, menurut laporan dari perusahaan riset Rystad Energy pada bulan April.

Gharibabadi mengatakan bahwa penyitaan, transfer, atau alokasi aset Iran tanpa persetujuan pemerintah Iran akan merupakan "tindakan salah internasional baru", yang menimbulkan tanggung jawab AS pada saat Washington mengklaim sedang mencari negosiasi dan pemahaman dengan Teheran. Langkah seperti itu juga akan memicu "tanggapan yang tepat" dari Iran, katanya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Iran telah meminta agar sebagian dana yang disita dilepaskan oleh AS dalam kerangka kerja yang sedang dinegosiasikan kedua negara untuk mengakhiri perang Iran.

3. Sekutu AS Tak Berhak Meminta Ganti Rugi

Gharibabadi mengatakan beberapa pemerintah regional telah menempatkan wilayah dan fasilitas mereka "untuk melayani agresi terhadap Iran" dan oleh karena itu tidak dalam posisi untuk menuntut ganti rugi. Ia mengatakan pemerintah-pemerintah tersebut harus sepenuhnya memberikan kompensasi kepada Iran atas kerusakan yang ditimbulkan padanya.

Tuntutan Teheran untuk mengakhiri perang termasuk pelepasan aset beku senilai miliaran dolar, serta pencabutan sanksi AS dan internasional dan pengakuan atas pengaruhnya terhadap Selat Hormuz.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved