Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?

Minggu, 07 Juni 2026 - 03:30 WIB
loading...
Meski Sekutu Sejati,...
Pentagon tingkatkan ancaman mata-mata Israel ke tingkat tertinggi. Foto/X/@iribnews_irib
A A A
WASHINGTON - Pentagon meningkatkan penilaian ancaman kontraintelijennya untuk Israel ke tingkat tertinggi karena kekhawatiran tentang spionase Israel yang semakin agresif yang menargetkan pejabat AS. Itu dilaporkan NBC News.

Badan Intelijen Pertahanan (DIA) mengeluarkan penilaian baru dalam beberapa minggu terakhir, meningkatkan penetapan ancaman Israel menjadi "kritis," menurut dua pejabat AS saat ini dan satu mantan pejabat AS yang dikutip oleh jaringan tersebut.

Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?

1. Israel Memantau Pejabat Senior AS

Langkah ini berasal dari kekhawatiran bahwa Israel melakukan upaya khusus untuk memantau pejabat senior AS untuk mendapatkan wawasan tentang pertimbangan internal pemerintahan Trump tentang konflik Timur Tengah, kata para pejabat.

Mengutip pejabat saat ini, laporan tersebut mencatat bahwa penilaian DIA mencakup dokumen tujuh halaman yang mengidentifikasi insiden spesifik yang meningkatkan kekhawatiran AS.

2. Adanya Konflik Trump dan Netanyahu

Kewaspadaan yang meningkat ini terjadi ketika Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berselisih mengenai perang dengan Iran dan operasi militer Israel di Lebanon, termasuk percakapan telepon yang tegang pekan lalu.

Israel sangat tertarik pada apakah Trump memutuskan untuk melanjutkan operasi tempur besar-besaran melawan Iran atau mengejar penyelesaian perang melalui negosiasi, kata para pejabat AS saat ini dan mantan pejabat AS serta para ahli dari luar negeri.



Kedutaan Besar Israel di Washington membantah laporan tersebut, dengan mengatakan bahwa "sama sekali tidak benar" bahwa Israel melakukan pengumpulan intelijen terhadap pejabat pemerintah AS. Pentagon menolak berkomentar, sementara seorang pejabat Gedung Putih menggambarkan berita itu sebagai berita palsu.

3. Intelijen Israel Sangat Agresif

Emily Harding, wakil presiden Departemen Pertahanan dan Keamanan di Pusat Studi Strategis dan Internasional, menggambarkan Israel memiliki "layanan intelijen yang sangat agresif."

"Mereka sangat tertarik dengan apa yang kita lakukan," tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Berita Terkini
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Infografis
Tingkat Kemiskinan di...
Tingkat Kemiskinan di Israel Meroket setelah Invasi ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved