140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Sabtu, 06 Juni 2026 - 19:39 WIB
loading...
A A A
Serangan terbaru ini menyusul serangan Ukraina di pinggiran St. Petersburg saat forum ekonomi unggulan Putin baru saja dimulai beberapa hari sebelumnya.

Forum besar tersebut, yang dirancang untuk menarik investasi asing ke negara itu, menarik ribuan tamu dari 130 negara, termasuk delegasi AS yang tidak terlalu menonjol.

Pada hari Kamis, Zelensky menyerukan gencatan senjata dan negosiasi tatap muka dengan Putin untuk mengakhiri perang, yang dimulai dengan invasi skala penuh Rusia pada tahun 2022.

Ia menulis dalam surat terbuka bahwa akan "salah jika hanya menunggu" hingga konflik tersebut kembali menarik perhatian AS.

Melansir BBC, berbicara di forum ekonomi pada hari Jumat, Putin menolak permintaan pertemuan dan menegaskan kembali posisinya bahwa gencatan senjata hanya akan memungkinkan Ukraina untuk berkumpul kembali.

Ia mengatakan bahwa ia hanya akan mengakhiri perang ketika tujuan Rusia telah tercapai.

Posisi Rusia yang sudah lama dipegang adalah bahwa Ukraina harus menarik diri dari wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia, serta menghentikan upaya untuk bergabung dengan NATO.

Ukraina menolak untuk menyerahkan wilayah apa pun, dengan alasan bahwa konsesi kepada Moskow akan mendorongnya untuk menyerang lagi di masa depan.

Sementara itu, di wilayah Luhansk yang diduduki Rusia di Ukraina timur, otoritas yang ditunjuk Moskow telah menangguhkan layanan bus di dua jalan raya setelah kampanye serangan pesawat tak berawak Ukraina yang menargetkan logistik Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved