6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Kamis, 04 Juni 2026 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
Keunggulan
F-15SG menggabungkan daya angkut besar, radar AESA modern, serta kemampuan tempur udara dan serangan darat dalam satu platform. Pesawat ini mampu membawa lebih banyak rudal dibanding sebagian besar pesawat tempur lain di ASEAN.
•Pengembang: Prancis.
Indonesia menjadi negara ASEAN pertama yang membeli Rafale dalam jumlah besar. Kontrak pembelian 42 unit Rafale senilai sekitar USD8,1 miliar menjadikannya salah satu program modernisasi terbesar dalam sejarah TNI AU.
Spesifikasi Dassault Rafale
•Generasi: 4,5
•Kecepatan maksimum: Mach 1,8
•Radius tempur: sekitar 1.850 km
•Radar: RBE2 AESA
•Sistem peperangan elektronik: SPECTRA
•Harga per unit: sekitar USD90 hingga USD150 juta termasuk paket dukungan
Keunggulan
Rafale sering disebut sebagai salah satu pesawat tempur multirole terbaik di dunia. Sistem peperangan elektronik SPECTRA memungkinkan pesawat ini mendeteksi ancaman, mengacaukan radar lawan, dan meningkatkan peluang bertahan hidup di medan perang modern.
Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas. Rafale mampu menjalankan misi superioritas udara, serangan darat, anti-kapal, hingga pengintaian strategis dalam satu sortie.
•Pengembang: Rusia
Walaupun bukan desain terbaru, Su-30MKM Malaysia masih termasuk pesawat tempur paling berbahaya di ASEAN.
Spesifikasi Su-30MKM
•Generasi: 4++
•Kecepatan maksimum: Mach 2
•Radius tempur: sekitar 1.500 km
•Muatan senjata: hingga 8 ton
•Teknologi khas: thrust vectoring
•Harga saat pembelian: sekitar USD50 hingga USD70 juta per unit
Keunggulan
Su-30MKM terkenal karena manuver ekstrem berkat thrust vectoring. Dalam pertempuran jarak dekat (dogfight), pesawat ini masih menjadi lawan yang sangat berbahaya.
Selain itu, daya angkut senjatanya termasuk terbesar di kawasan.
F-15SG menggabungkan daya angkut besar, radar AESA modern, serta kemampuan tempur udara dan serangan darat dalam satu platform. Pesawat ini mampu membawa lebih banyak rudal dibanding sebagian besar pesawat tempur lain di ASEAN.
3. Dassault Rafale (Indonesia)
•Status: Sudah tiba dan mulai masuk layanan tempur.•Pengembang: Prancis.
Indonesia menjadi negara ASEAN pertama yang membeli Rafale dalam jumlah besar. Kontrak pembelian 42 unit Rafale senilai sekitar USD8,1 miliar menjadikannya salah satu program modernisasi terbesar dalam sejarah TNI AU.
Spesifikasi Dassault Rafale
•Generasi: 4,5
•Kecepatan maksimum: Mach 1,8
•Radius tempur: sekitar 1.850 km
•Radar: RBE2 AESA
•Sistem peperangan elektronik: SPECTRA
•Harga per unit: sekitar USD90 hingga USD150 juta termasuk paket dukungan
Keunggulan
Rafale sering disebut sebagai salah satu pesawat tempur multirole terbaik di dunia. Sistem peperangan elektronik SPECTRA memungkinkan pesawat ini mendeteksi ancaman, mengacaukan radar lawan, dan meningkatkan peluang bertahan hidup di medan perang modern.
Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas. Rafale mampu menjalankan misi superioritas udara, serangan darat, anti-kapal, hingga pengintaian strategis dalam satu sortie.
4. Su-30MKM (Malaysia)
•Status: Operasional penuh.•Pengembang: Rusia
Walaupun bukan desain terbaru, Su-30MKM Malaysia masih termasuk pesawat tempur paling berbahaya di ASEAN.
Spesifikasi Su-30MKM
•Generasi: 4++
•Kecepatan maksimum: Mach 2
•Radius tempur: sekitar 1.500 km
•Muatan senjata: hingga 8 ton
•Teknologi khas: thrust vectoring
•Harga saat pembelian: sekitar USD50 hingga USD70 juta per unit
Keunggulan
Su-30MKM terkenal karena manuver ekstrem berkat thrust vectoring. Dalam pertempuran jarak dekat (dogfight), pesawat ini masih menjadi lawan yang sangat berbahaya.
Selain itu, daya angkut senjatanya termasuk terbesar di kawasan.
Lihat Juga :