5 Alasan Perseteruan AS dan Israel, Netanyahu Tak Bisa Dikendalikan

Rabu, 03 Juni 2026 - 13:27 WIB
loading...
A A A
“Laporan dari satu sumber yang menggambarkan Trump sebagai pemimpin yang kuat yang mengangkat telepon dan berteriak kepada Netanyahu karena merusak kebijakan AS bertentangan dengan hasil kebijakan sebenarnya di mana Netanyahu mendapatkan persis apa yang diinginkannya,” kata Hayslip kepada Al Jazeera.

“Trump tidak memiliki wewenang akhir atas tindakan Israel. Seperti para pendahulunya, presiden telah terbukti sama sekali tidak mampu memprioritaskan kepentingan Amerika, malah melayani keinginan ekspansionis Israel.”

3. Partai Demokrat Makin Kuat

Laporan terbaru ini muncul ketika Trump menghadapi tekanan yang meningkat dari para pesaing Demokratnya dan sebagian basis pendukungnya atas penanganannya terhadap perang melawan Iran, yang diluncurkannya bersama Netanyahu pada 28 Februari.

Konflik tersebut, yang menyebabkan Iran menutup Selat Hormuz, telah menyebabkan harga bensin melonjak di AS dan memicu inflasi.

Para kritikus menuduh Trump membiarkan Israel menyeret AS ke dalam perang yang tidak memajukan prioritas Washington.

Dengan negosiasi untuk mengakhiri perang yang mengalami kebuntuan, eskalasi Israel di Lebanon dan ancamannya untuk membom Beirut berisiko menggagalkan gencatan senjata rapuh yang mulai berlaku pada bulan April.

Para pejabat Iran telah mengisyaratkan bahwa mereka memutuskan kontak dengan AS terkait serangan Israel di Lebanon.

4. AS Menginginkan Gencatan Senjata di Lebanon

Sebelum laporan Axios, Trump mengumumkan bahwa ia telah berbicara dengan Netanyahu dan seorang perwakilan Hizbullah yang tidak disebutkan namanya, dan kedua pihak sepakat bahwa "semua penembakan akan dihentikan".

Namun Netanyahu dengan cepat menegaskan bahwa militer Israel "akan terus beroperasi sesuai rencana di Lebanon selatan", di mana mereka memperdalam invasi dan mengubah seluruh kota menjadi puing-puing.

Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza pada Oktober 2023, AS telah memberikan bantuan militer kepada Israel hampir $25 miliar, membantu menangkis serangan balasan Iran terhadap negara tersebut, dan memveto beberapa resolusi gencatan senjata di Dewan Keamanan PBB.

Meskipun demikian, laporan anonim yang menyatakan bahwa presiden AS marah kepada Netanyahu telah menjadi hal yang biasa di media.

Laporan-laporan tersebut dikaitkan dengan pejabat AS, tetapi tidak jelas bagaimana kebocoran dengan pesan serupa tentang topik yang sama terus berlanjut di dua pemerintahan dari partai politik yang berbeda.

5. Netanyahu Merusak Reputasi Trump

Secara publik, para pembantu Biden dan Trump sebagian besar menahan diri untuk tidak mengkritik Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Berita Terkini
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved