5 Alasan Perseteruan AS dan Israel, Netanyahu Tak Bisa Dikendalikan

Rabu, 03 Juni 2026 - 13:27 WIB
loading...
5 Alasan Perseteruan...
Perseteruan AS dan Israel dipicu PM Benjamin Netanyahu tak bisa dikendalikan. Foto/X/@gazeteduvar
A A A
WASHINGTON - Pada Januari 2024, Axios melaporkan bahwa presiden Amerika Serikat saat itu, Joe Biden, "mulai kehilangan kesabaran" terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Perang genosida Israel di Gaza telah berkecamuk selama berbulan-bulan pada saat itu, dan Biden menghadapi reaksi publik atas dukungan AS terhadap konflik tersebut.

Serangan tersebut akan berlanjut selama sisa masa jabatan Biden dan berlanjut hingga 10 bulan pertama masa kepresidenan kedua Donald Trump.

Sejak saat itu, media terus menerbitkan laporan anonim tentang keretakan dan panggilan telepon yang "mengecewakan" antara Trump dan perdana menteri Israel. Tetapi dukungan AS untuk sekutunya di Timur Tengah tidak pernah goyah.

Laporan lain yang bersumber secara anonim tentang percakapan telepon yang penuh amarah dan umpatan antara pemimpin AS dan Israel muncul minggu ini, dan menyebar dengan cepat di media internasional.

5 Alasan Perseteruan AS dan Israel, Netanyahu Tak Bisa Dikendalikan

1. Trump Sebut Netanyahu Sudah Gila

Axios melaporkan pada hari Senin bahwa Trump menyebut Netanyahu "sangat gila" dan mencaci maki dia atas eskalasi Israel di Lebanon.

Pada waktu yang hampir bersamaan, serangan Israel menewaskan enam orang, termasuk dua anak, di kota al-Marwaniyah di Lebanon selatan.

Para ahli mengatakan bahwa terlepas dari kebocoran perselisihan dan kata-kata kasar antara pemimpin AS dan Netanyahu, kebijakanlah yang pada akhirnya penting, dan kebijakan tersebut hampir tidak berubah.

Ryan Costello, direktur kebijakan di National Iranian American Council Action (NIAC), mengatakan para pengamat politik telah mulai "mengejek" laporan tentang kemarahan tertutup dari presiden AS terhadap Netanyahu.

"Yang benar-benar penting adalah apa yang sebenarnya terjadi dalam praktiknya," kata Costello kepada Al Jazeera.


2. Trump Memosisikan sebagai Pemimpin yang Kuat

Meskipun ada laporan tentang Trump yang menegur Netanyahu, Isabelle Hayslip, seorang manajer advokasi di kelompok hak asasi manusia DAWN yang berbasis di AS, mengatakan bahwa kebijakan AS tetap selaras dengan kepentingan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Konflik AS-Iran Memanas,...
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan
Rekomendasi
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
MilkLife Athletics Challenge...
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved