IRGC Izinkan 24 Kapal Melewati Selat Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 - 21:29 WIB
loading...
IRGC Izinkan 24 Kapal...
Kapal-kapal berada di Selat Hormuz. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan 24 kapal komersial telah melewati Selat Hormuz selama sehari terakhir. Kapal-kapal ini memperoleh izin dan berkoordinasi dengan angkatan laut IRGC, lapor stasiun penyiaran milik negara Iran, IRIB.

“Pengendalian cerdas atas Selat Hormuz akan dilakukan dengan otoritas, dan orang asing yang jahat tidak akan memiliki tempat di Teluk Persia dan Selat Hormuz,” tegas pernyataan IRGC.

Sementara itu, 2 kapal tanker yang membawa produk minyak telah keluar dari Selat Hormuz selama seminggu terakhir sementara satu kapal pengangkut gas alam cair (LNG) telah memuat kargo di Uni Emirat Arab. Data pelayaran menunjukkan hal itu.

Beberapa kapal tanker telah berhasil meninggalkan Teluk dalam sebulan terakhir, tetapi aliran minyak dan LNG masih sangat dibatasi oleh perang AS-Israel terhadap Iran.

Kapal tanker Aframax Cy Victorious, yang membawa setidaknya 80.000 ton (508.000 barel) bahan bakar minyak mentah bersulfur tinggi, keluar dari selat pada hari Sabtu, menurut data dari Kpler dan LSEG.

Kapal tersebut terakhir kali memuat di pelabuhan Khor al Zubair, Irak, pada awal April dan diperkirakan akan mencapai Malaysia pada paruh kedua Juni.

Kapal tanker Long-Range 2 lainnya, Sti Elysees, yang memuat produk bersih dari Kuwait pada akhir Februari, keluar dari selat pada hari Jumat. Tujuannya tidak jelas.

Sementara itu, kapal tanker LNG Marigold, yang dikelola Abu Dhabi National Oil Company, memuat di Pulau Das, UEA, pada 24-25 Mei, menurut perusahaan analitik Vortexa.

“Kapal tersebut menghentikan transmisi AIS [sistem identifikasi otomatis] pada 3 Mei sebelum transit masuk ‘gelap’ di Selat Hormuz,” kata Vortexa dalam laporan.

AIS digunakan untuk melacak lokasi kapal, dan beberapa kapal mematikannya saat mencoba melintasi selat untuk menghindari deteksi.

Baca juga: Israel Terus Serang Lebanon dan Gaza Meski Netanyahu Dimarahi Trump
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved