5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM

Selasa, 02 Juni 2026 - 11:11 WIB
loading...
5 Kapal Perang Paling...
Fregat Kelas Formidable, kapal perang milik Singapura tercatat sebagai yang tercanggih di ASEAN. Foto/MINDEF Singapore
A A A
JAKARTA - Ketika perhatian dunia tertuju pada persaingan militer di Laut China Selatan, negara-negara yang tergabung dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) diam-diam sedang membangun armada laut yang semakin modern.

Jika dua dekade lalu sebagian besar Angkatan Laut Asia Tenggara masih mengandalkan kapal perang bekas era Perang Dingin, kini sejumlah negara telah mengoperasikan fregat siluman (stealth frigate), rudal anti-kapal jarak jauh, sonar anti-kapal selam canggih, hingga sistem pertahanan udara berlapis.

Baca Juga: Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan

Menariknya, Singapura sebagai negara dengan wilayah terkecil di ASEAN justru menjadi operator kapal perang paling canggih di kawasan. Namun Indonesia, Malaysia, dan Vietnam sedang mengejar ketertinggalan melalui program modernisasi besar-besaran.

5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN

1. Fregat Kelas Formidable (Singapura)

Saat ini, kapal perang ini bisa dianggap sebagai "raja laut" di ASEAN karena tercatat sebagai kapal dengan teknologi tercanggih.

Kapal ini merupakan pengembangan dari desain Prancis La Fayette, tetapi dengan upgrade besar pada radar, sistem tempur, dan persenjataan. Mengutip laman resmi Angkatan Laut Republik Singapura, Formidable dirancang sebagai kapal multi-peran yang mampu menghadapi ancaman udara, permukaan, maupun bawah laut secara bersamaan.

Spesifikasi Utama Fregat Kelas Formidable

•Negara operator: Singapura
•Kelas: Frigate Stealth
•Bobot: 3.200 ton
•Panjang: 114,8 meter
•Kecepatan: 27 knot
•Awak: 71 personel
•Helikopter pendukung: 1 unit S-70B Seahawk

Persenjataan

•VLS Sylver
•Rudal Aster 15 dan Aster 30
•RGM-84 Harpoon
•OTO Melara 76 mm Super Rapid
•Typhoon 25 mm RWS
•Peluncur torpedo triple A244/S
•Helikopter S-70B Seahawk

Keunggulan

Keunggulan utama Formidable terletak pada radar Herakles dan sistem tempur terintegrasi yang memungkinkan kapal mendeteksi, melacak, dan menyerang banyak target secara bersamaan.

Singapura juga sedang menjalankan program modernisasi pertengahan usia (mid-life upgrade) untuk menjaga superioritas kapal ini hingga dekade 2040-an, menurut Kementerian Pertahanan.

Harga

Program enam kapal diperkirakan bernilai sekitar USD1,6–USD2 miliar, sehingga harga per unit berada di kisaran USD300 juta hingga USD350 juta pada nilai awal pengadaan. Setelah modernisasi dan integrasi sistem terbaru, nilai penggantinya saat ini kemungkinan jauh lebih tinggi.

2. Fregat Kelas Martadinata/SIGMA 10514 (Indonesia)

Indonesia saat ini mengoperasikan dua fregat SIGMA 10514, yakni KRI Raden Eddy Martadinata dan KRI I Gusti Ngurah Rai

Kedua kapal ini menjadi simbol keberhasilan transfer teknologi antara galangan Belanda dan PT PAL Indonesia.

Spesifikasi Fregat Kelas Martadinata

•Negara operator: Indonesia
•Bobot: 2.365 ton
•Panjang: 105 meter
•Kecepatan: 28 knot
•Jangkauan: 5.000 mil laut
•Awak: 122 personel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Balas Serangan AS di...
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
Mengapa Trump Murka...
Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?
Rekomendasi
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved