Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Selasa, 02 Juni 2026 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
“Hanya peserta pameran Israel yang menampilkan sistem pertahanan anti-balistik dan anti-pesawat yang diizinkan,” kata presiden COGES Events, Charles Beaudouin, menanggapi pernyataan Kementerian Pertahanan Israel yang memprotes pembatasan tersebut.
“Ini adalah keputusan pemerintah Prancis, oleh Dewan Pertahanan,” imbuh Beaudouin.
“Tidak ada ruang untuk ambiguitas: jika peserta pameran juga merupakan produsen roket, mereka tidak akan diizinkan untuk menampilkannya. Ini memastikan bahwa tidak ada senjata ofensif yang hadir,” katanya.
Kementerian Pertahanan Prancis—yang melarang Israel untuk berpartisipasi dalam pameran senjata Eurosatory 2026 karena perang di Gaza—mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan Israel akan dibatasi untuk memamerkan peralatan dan material yang terkait dengan pertahanan udara dan pertahanan rudal, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang alasannya.
Kementerian tersebut tidak menanggapi laporan bahwa pejabat Israel tidak akan diizinkan untuk hadir.
“Ini adalah keputusan pemerintah Prancis, oleh Dewan Pertahanan,” imbuh Beaudouin.
“Tidak ada ruang untuk ambiguitas: jika peserta pameran juga merupakan produsen roket, mereka tidak akan diizinkan untuk menampilkannya. Ini memastikan bahwa tidak ada senjata ofensif yang hadir,” katanya.
Prancis dan Israel Bersitegang
Kementerian Pertahanan Prancis—yang melarang Israel untuk berpartisipasi dalam pameran senjata Eurosatory 2026 karena perang di Gaza—mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan Israel akan dibatasi untuk memamerkan peralatan dan material yang terkait dengan pertahanan udara dan pertahanan rudal, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang alasannya.
Kementerian tersebut tidak menanggapi laporan bahwa pejabat Israel tidak akan diizinkan untuk hadir.
Lihat Juga :