Drone Hantam Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa, Rusia dan Ukraina Saling Tuduh
Senin, 01 Juni 2026 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak boleh ada serangan apa pun dari atau terhadap pembangkit listrik tersebut,” kata kepala IAEA Rafael Grossi, seperti dikutip dari AFP, Senin (1/6/2026). “Menyerang situs nuklir sama seperti bermain api.”
Rosatom menuduh drone tersebut dikendalikan melalui kabel serat optik, yang menepis kemungkinan serangan yang tidak disengaja.
“Hari ini, kita selangkah lebih dekat dengan insiden yang sangat mungkin akan memengaruhi bahkan mereka yang tinggal jauh di luar perbatasan Rusia dan Ukraina,” kata CEO Rosatom Alexei Likachev.
Menolak tuduhan tersebut, Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tuduhan itu tidak memiliki “logika”.
“Tidak jelas mengapa Ukraina akan menyerang pembangkit listrik tenaga nuklirnya sendiri yang terletak di wilayahnya sendiri, yang ingin mereka rebut kembali di bawah kendali kedaulatannya,” kata kementerian tersebut.
Rosatom menuduh drone tersebut dikendalikan melalui kabel serat optik, yang menepis kemungkinan serangan yang tidak disengaja.
“Hari ini, kita selangkah lebih dekat dengan insiden yang sangat mungkin akan memengaruhi bahkan mereka yang tinggal jauh di luar perbatasan Rusia dan Ukraina,” kata CEO Rosatom Alexei Likachev.
Menolak tuduhan tersebut, Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tuduhan itu tidak memiliki “logika”.
“Tidak jelas mengapa Ukraina akan menyerang pembangkit listrik tenaga nuklirnya sendiri yang terletak di wilayahnya sendiri, yang ingin mereka rebut kembali di bawah kendali kedaulatannya,” kata kementerian tersebut.
Lihat Juga :