Balas Dendam, IRGC Klaim Hancurkan Pangkalan Udara AS

Senin, 01 Juni 2026 - 14:45 WIB
loading...
A A A
"Angkatan Udara IRGC memperingatkan bahwa jika agresi diulangi, responsnya akan sangat berbeda, dan tanggung jawab atas konsekuensinya akan berada di pundak agresor dan rezim AS yang membunuh anak-anak," kata pernyataan itu.

Perkembangan ini terjadi setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan pada Minggu malam bahwa mereka melakukan "serangan pertahanan diri" selama akhir pekan terhadap fasilitas radar dan komando-dan-kendali drone Iran di kota Goruk dan di Pulau Qeshm.

"Serangan terukur dan terencana terjadi pada hari Sabtu dan Minggu," kata CENTCOM menanggapi apa yang disebutnya sebagai "tindakan agresif Iran yang mencakup penembakan jatuh pesawat tak berawak MQ-1 AS yang beroperasi di atas perairan internasional."

Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu bahwa unit pertahanan udara pasukan elit tersebut mendeteksi dan berhasil menembak jatuh pesawat tak berawak MQ-1 Predator milik "militer AS yang agresif", tak lama setelah pesawat tersebut memasuki wilayah udara Iran di atas Teluk Persia.

Ditambahkan bahwa pesawat tak berawak multi-misi dan berdaya tahan lama tersebut dicegat dan dihancurkan saat memasuki wilayah udara Iran pada dini hari Minggu.

Kemudian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan Iran berhak melakukan serangan balasan terhadap "pangkalan dan aset" regional yang digunakan untuk melancarkan serangan terhadapnya, setelah Kuwait melaporkan serangkaian serangan rudal dan drone yang bermusuhan.

“Negara-negara memiliki kewajiban hukum yang telah ditetapkan untuk tidak mengizinkan wilayah atau aset mereka digunakan untuk menyerang negara lain,” kata Baghaei dalam sebuah unggahan di X.

Pejabat Iran itu juga menuduh Uni Eropa menunjukkan "kemarahan moral selektif" dalam tanggapannya, dengan mengatakan bahwa pernyataan Uni Eropa yang mengutuk Iran karena "menggunakan haknya untuk membela diri terhadap agresi AS yang diluncurkan dari pangkalan di negara-negara tetangga" adalah "munafik dan sembrono".

Baghaei tidak menyebutkan pernyataan Uni Eropa mana yang ia maksud, tetapi dinas diplomatik Uni Eropa mengkritik serangan Iran terhadap Kuwait yang dilaporkan sebelumnya dalam sebuah pernyataan beberapa hari yang lalu, dengan mengatakan bahwa serangan tersebut melanggar kedaulatan Kuwait dan "menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan dan stabilitas regional".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
Syifa Hadju Infeksi...
Syifa Hadju Infeksi Bakteri Jelang Ulang Tahun, Sampai Diinfus di RS
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved