Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:25 WIB
loading...
A A A
Ia berusaha meyakinkan para pejabat dari negara-negara Asia, termasuk beberapa negara yang diinvasi Jepang pada Perang Dunia II, dengan menjanjikan bahwa Jepang akan melanjutkan "dengan tingkat transparansi yang tinggi" dan terlibat dalam dialog terus-menerus dengan negara-negara lain.

"Untuk apa kita mengembangkan kemampuan ini? Dan berdasarkan pemikiran apa? Jepang akan terus maju sambil memberikan penjelasan yang jelas kepada komunitas internasional," katanya.

Baca Juga: Ukraina Terus Bermanuver, Rusia Terdesak?

Koizumi membantah anggapan bahwa Jepang terlibat dalam "militerisme baru" dengan mengatakan bahwa itu "sama sekali tidak benar".

"Ada sebuah negara yang memiliki persenjataan nuklir dan pesawat pengebom strategis yang sangat besar," katanya, merujuk pada China . "Jepang tidak memiliki senjata-senjata ini. Namun Jepang dicap [dengan] 'militerisme baru'. Bukankah itu aneh?"

Setelah pidatonya, seorang perwakilan militer China bertanya apakah Jepang akan menyampaikan permintaan maaf kepada China, Korea Selatan, dan para korban Perang Dunia II di Asia Tenggara.

Shinjiro Koizumi menghindari pertanyaan peserta dialog tersebut sambil mengarahkan kritiknya kepada China.

"China terus meningkatkan pengeluaran pertahanannya pada tingkat tinggi dan dengan cepat memperluas kemampuan militernya di berbagai bidang tanpa transparansi yang memadai. Pendekatan eksternal dan aktivitas militer China merupakan masalah yang sangat mengkhawatirkan bagi Jepang dan komunitas internasional," katanya.

Ia menambahkan bahwa "pintu Jepang selalu terbuka" untuk komunikasi dengan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Israel Tangkap Mufti...
Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
Pesan Prabowo untuk...
Pesan Prabowo untuk Aparat Negara: Benahi Diri, Rakyat Tidak Ingin Ada Korupsi
Spanyol Lolos ke Semifinal...
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia 2-1
Berita Terkini
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Infografis
Hadapi Rusia dan China,...
Hadapi Rusia dan China, NATO Akan Kerahkan Banyak Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved