Masa Depan Perang Iran Hanya Ditentukan 440 Kg Uranium, Ini 4 Faktanya
Minggu, 31 Mei 2026 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut para ahli nuklir yang dikutip oleh CNN, begitu uranium mencapai kemurnian 60 persen, perjalanan teknis selanjutnya menuju tingkat senjata nuklir menjadi jauh lebih singkat.
Eric Brewer, mantan pejabat intelijen dan kontraproliferasi AS yang sekarang bekerja di Nuclear Threat Initiative, mengatakan kepada CNN bahwa pengayaan lebih lanjut hanya membutuhkan waktu "beberapa hari hingga beberapa minggu" jika Iran mempertahankan fasilitas pengayaan operasional.
Itulah mengapa banyak ahli non-proliferasi memandang persediaan 60 persen sebagai kekhawatiran paling mendesak dalam negosiasi.
Sentrifuga secara bertahap meningkatkan konsentrasi uranium-235. Menurut CNN, sebagian besar uranium yang sangat diperkaya Iran diyakini tetap dalam bentuk gas, sehingga dapat diproses lebih lanjut jika fasilitas yang diperlukan tersedia.
Bukankah AS dan Israel sudah menyerang fasilitas-fasilitas ini? Ya.
Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan besar-besaran terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025 selama apa yang disebut Pentagon sebagai Operasi Midnight Hammer.
Serangan tersebut menargetkan lokasi-lokasi penting termasuk Natanz, Fordow, dan Isfahan.
Eric Brewer, mantan pejabat intelijen dan kontraproliferasi AS yang sekarang bekerja di Nuclear Threat Initiative, mengatakan kepada CNN bahwa pengayaan lebih lanjut hanya membutuhkan waktu "beberapa hari hingga beberapa minggu" jika Iran mempertahankan fasilitas pengayaan operasional.
Itulah mengapa banyak ahli non-proliferasi memandang persediaan 60 persen sebagai kekhawatiran paling mendesak dalam negosiasi.
3. Iran Memiliki Kemampuan Melaksanakan Program Nuklir
Iran memperkaya uranium dengan mengubahnya menjadi gas uranium heksafluorida dan memasukkannya melalui serangkaian sentrifugal di fasilitas termasuk Natanz, Fordow, dan Isfahan.Sentrifuga secara bertahap meningkatkan konsentrasi uranium-235. Menurut CNN, sebagian besar uranium yang sangat diperkaya Iran diyakini tetap dalam bentuk gas, sehingga dapat diproses lebih lanjut jika fasilitas yang diperlukan tersedia.
Bukankah AS dan Israel sudah menyerang fasilitas-fasilitas ini? Ya.
Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan besar-besaran terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025 selama apa yang disebut Pentagon sebagai Operasi Midnight Hammer.
Serangan tersebut menargetkan lokasi-lokasi penting termasuk Natanz, Fordow, dan Isfahan.
Lihat Juga :