Masa Depan Perang Iran Hanya Ditentukan 440 Kg Uranium, Ini 4 Faktanya

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Namun, menurut CNN, penilaian intelijen AS menyimpulkan bahwa sebagian besar persediaan uranium yang diperkaya tinggi kemungkinan besar terkubur daripada dihancurkan. Meskipun fasilitas mengalami kerusakan signifikan, nasib semua material tersebut masih belum pasti.

Ketidakpastian itu telah mempersulit upaya diplomatik. Iran membatasi inspeksi internasional setelah serangan tersebut, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang lokasi dan kondisi pasti dari beberapa uranium.

4. AS Masih Ingin Iran Tak Memiliki Senjata Nuklir

Pemerintahan Trump telah menetapkan tiga syarat utama untuk setiap kesepakatan.

Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan Iran harus menyerahkan uranium yang diperkaya tinggi, meninggalkan upaya pengembangan senjata nuklir, dan memulihkan navigasi bebas melalui Selat Hormuz.

Trump berulang kali berpendapat bahwa Iran harus mentransfer material tersebut ke negara lain untuk dibuang atau menghancurkannya di bawah pengawasan internasional. Ia juga memperingatkan bahwa opsi militer dapat kembali jika diplomasi gagal.

Menurut CNN, beberapa ahli AS percaya bahwa setiap kesepakatan yang memungkinkan Iran untuk mempertahankan uranium yang diperkaya tinggi akan membuka kemungkinan pengembangan senjata di masa depan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Trump: Iran Sebaiknya...
Trump: Iran Sebaiknya Bersikap Baik!
Rekomendasi
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Berita Terkini
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved