China dan Tibet Kembali Bersitegang soal Masa Depan Dalai Lama
Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:43 WIB
loading...
A
A
A
Pengakuan via Tradisi Spiritual
Beijing disebut khawatir Dalai Lama berikutnya akan menjadi simbol perlawanan bagi warga Tibet di pengasingan maupun di dalam Tibet sendiri.
Selain itu, komunitas internasional kemungkinan akan mengakui penerus yang dianggap sah secara spiritual, sehingga kandidat pilihan Beijing berisiko terisolasi.
“Kekhawatiran CCP berasal dari biaya strategis jika mereka gagal mengendalikan suksesi tersebut,” kata Thondup.
Dia menilai perebutan legitimasi atas Dalai Lama baru dapat memperlihatkan keterbatasan kontrol China terhadap agama Buddha Tibet.
Situasi itu juga dinilai berpotensi melemahkan pengaruh lunak Beijing di kawasan Asia yang memiliki populasi Buddha besar serta memicu kritik internasional di forum multilateral.
Menurut Thondup, persoalan reinkarnasi Dalai Lama menjadi isu sensitif bagi pemerintah China yang sangat menekankan stabilitas politik.
“China khawatir karena mengetahui kenyataan bahwa Dalai Lama berikutnya tidak akan lahir di bawah bayang-bayang Beijing,” ujarnya.
“Dia akan diakui melalui tradisi spiritual, bukan melalui dekrit Partai,” pungkas Thondup.
(mas)
Lihat Juga :