Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka

Jum'at, 29 Mei 2026 - 13:17 WIB
loading...
A A A
Akibatnya, pada tahun 2025, PBB mengonfirmasi beberapa kasus kekerasan seksual yang terjadi sejak tahun 2023, “termasuk sebagai bentuk penyiksaan" terhadap 14 pria, tujuh wanita, sembilan anak laki-laki, dan satu anak perempuan di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Pelanggaran ini termasuk pemerkosaan dengan benda, pemerkosaan berkelompok, kekerasan fisik terhadap alat kelamin, pemaksaan telanjang, dan penggeledahan tubuh yang dilakukan tanpa alasan keamanan yang jelas.

Para pelaku diidentifikasi oleh PBB sebagai anggota militer, pasukan keamanan, dan dinas penjara Israel.

"Kebrutalan Ekstrem"


Rezim Zionis Israel mengecam keputusan Guterres, yang menurut mereka “memalukan dan tidak masuk akal”. Israel menyebut laporan itu sebagai upaya untuk “menciptakan simetri palsu” dengan Hamas, yang juga sudah ada dalam blacklist.

“Kami sudah selesai dengan Sekretaris Jenderal ini,” kata Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, dalam sebuah unggahan di X, menandakan pembekuan hubungan Israel dengan Kantor Sekretaris Jenderal PBB hingga akhir masa jabatan Guterres pada 31 Desember 2026.

Danon juga menolak bahwa PBB telah ditolak aksesnya, menegaskan bahwa perwakilannya telah diundang untuk melakukan investigasi di Israel. "Tetapi memilih untuk tidak datang; mereka memilih untuk melanjutkan kampanye melawan Israel," katanya, yang dilansir AFP, Jumat (29/5/2026).

Mengenai Rusia, laporan tersebut menyoroti kekerasan seksual di wilayah Ukraina yang diduduki dan di dalam Rusia sendiri, yang dilakukan oleh angkatan bersenjata dan layanan penjara, khususnya terhadap tawanan perang, yang memberikan kesaksian setelah pembebasan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
726 Tentara Israel Tewas...
726 Tentara Israel Tewas dan 4.576 Luka dalam Perang Melawan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved